Suara.com - Nama Hendry Lie sedang jadi perbincangan publik usai Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Bagi yang ingin mengenal sosoknya, berikut ini profil dan kiprah Hendry Lie.
Diberitakan bahwa Hendry Lie selaku pendiri dan Direktur maskapai Sriwijaya Air tersandung kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022.
Hendry Lie selaku Beneficiary Owner PT TIM pun masuk dalam daftar tersangka dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP PT Timah Tbk bersama 4 tersangka lainnya yaitu Fandy Lingga, Suranto Wibowo, BN, dan Amir Syahbana.
Seiring dengan pemberitaan kasus dugaan korupsi yang menyeret Hendry Lie selaku pendiri dan Direktur maskapai Sriwijaya Air, mungkin ada yang ingin tahun dengan profil dan kekayaannya. Nah berikut ini profil dan kekayaan Hendry Lie.
Profil dan Kekayaan Hendry Lie
Hendry Lie merupakan pria yang lahir pada tahun 1965 di Pangkal Pinang. Sebelum terjun ke bisnis maskapai, Hendry Lie pernah membangun usaha. Adapaun Hendry Lie ini kakak dari Chandral Lie, serta Andy Halim dan Fandy Lingga.
Pada November tahun 2002, Chandra Lie membangun bisnis maskapai Sriwijaya Air bersama dengan Hendry Lie Johannes Bunjamin dan Andy Halim. Selain itu, ada juga beberapa nama lainya yang turut merintis maskapai tersebut.
Adapun beberapa nama yang turut merintis perusahaan maskapai Sriwijaya Air yaitu Supardi, Capt Kusnadi, Capt Adil W, Harwick L Gabriella, Suwarsono, dan Joko Widodo. Dalam perkembangannya, Hendry Lie pun berhasil membawa maskapai ini lolos dari kepailitan.
Maskapai yang sudah berhasil terbang kurang lebih dua dekade tersebut disebut memiliki utang mencapai Rp7,3 Triliun kepada keridur-krediturnya. Perusahaan tersebut pun memberikan penawaran perdana atau initial public offering (IPO) di lantai bursa.
Baca Juga: Sosok Pemilik Sriwijaya Air dan Sepak Terjangnya di Kasus Korupsi Timah Bareng Harvey Moeis Cs
Rencana IPO tersebut muncul usai sidang PKPU (penundaan kewajiban pembayaran utang) maskapai terhadap para krediturnya yang berakhir damai. Hingga perusahaan Sriwijaya Air terbebas dari kepailitan.
Dalam sejarah perusahaan Sriwijaya Air, pesawat Sriwijaya Air dengan tipe Boeing 737-200 ini jadi pesawat perdana perusahaan maskapai tersebut yang melakukan penerbangan. Adapun penerabangan perdananya yaitu dari Jakarta-Pangkal Pinang, Jakarta-Jambi dan Jakarta-Pontianak.
Untuk kekayaan Hendry Lie sendiri saat ini pastinya sudah mencapai triliuan. Namun untuk angka pastinya belum diketahui berapa karena belum ditemukan informasi mengenai total kekayaannya.
Namun saat ini Hendry Lie terjeras kasus korupsi Timah yang membuatnya ditetapkan sebagai tersangka bersama adiknya yakni Fandy Lingga dan 3 tersangka lainnya yakni Suranto Wibowo, BN, dan Amir Syahbana.
Demikian ulasan mengenai profil dan kiprah Hendry Lie, salah satu pendiri Sriwijaya Air yang saat ini sedang terjerat kasus dugaan korupsi Timah. Semoga informasi ini bermanfaat!
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
-
Sosok Pemilik Sriwijaya Air dan Sepak Terjangnya di Kasus Korupsi Timah Bareng Harvey Moeis Cs
-
Profil Pendiri Sriwijaya Air yang Jadi Tersangka Korupsi PT Timah
-
Akun Instagram Sandra Dewi Kembali Aktif, Isinya Berubah Drastis!
-
Pajak 2 Ferrari Harvey Moeis Bisa Beli 1 Toyota Avanza Baru Setiap Tahun
-
Raffi Ahmad Disebut Warganet Bakal Terseret Kasus Korupsi, Nama Menteri Ini Muncul
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman
-
Ancam Kesehatan dan Lingkungan: DKI Gelar Operasi Basmi Ikan Sapu-sapu Jumat Lusa
-
Horor di Sekolah Turki: Anak Mantan Polisi Tembak 4 Orang Tewas, 20 Lainnya Luka-luka
-
Pemimpin Fatah Marwan Barghouti Disiksa di Penjara Israel, Dipukuli hingga Diserang Anjing
-
Fakta Baru Kasus Begal Damkar di Gambir: 3 dari 5 Pelaku Ternyata Penjahat Kambuhan!
-
Catat! Ini Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026
-
Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!