Suara.com - Ribuan supporter Timnas Indonesia yang ikut nonton bareng (nobar) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), kelihatan kecewa saat wasit menganulir gol dari pemain Timnas Indonesia, Muhammad Ferrari.
Gol Ferrari dianulir wasit lantaran dianggap offside lantaran kakinya selangkah lebih maju dari para pemain Uzbekistan.
"Ah wasitnya disogok nih," kata salah seorang supporter, Senin (29/4/2024) malam.
"Wasitnya haduuh," ucap supporter lain dengan raut wajah kecewa.
Pasalnya, sebelum gol tersebut para supporter Indonesia sempat bersorak kegirangan atas keunggulan Indonesia.
Supporter Indonesia semakin kecewa lantaran beberapa menit setelah gol Timnas Indonesia dianulir, gawang Indonesia yang naungi oleh Ernando Ari malah kebobolan.
Melihat hal itu, para pendukung hanya bisa terdiam menyesali kedudukan sementara yang ketinggalan 1 gol dari Uzbekistan.
"Wasitnya kagak jelas cooy," teriak salh seorang supporter.
Sebelumnya diberitakan, masyarakat Indonesia, khusunya wilayah DKI Jakarta sangat antusias dengan lolosnya Timnas Indonesia ke babak semi final piala Asia U-23. Mereka berbondong-bondong melakukan nonton barang, yang digelar di SUGBK.
Baca Juga: Sebagian Warga Pilih Balik Kanan Usai Timnas Kebobolan 2 Gol; Karma dari Korsel Ini Mah
Timnas Indonesia sendiri lolos ke babak semifinal usai menumbangkan Korea Selatan dalam partai perempat final, melalui drama adu tendangan pinalti.
Bila Indonesia dapat melanju ke babak Final, maka Indonesia berkesempatan untuk bisa tampil dalam Olimpiade Paris 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional