Setelah kasus ini terungkap, diketahui kalau pelaku dan korban tengah menjalani hubungan gelap, lantaran masing-masing telah memiliki pasangan.
Rini, telah menikah dan masih berstatus sebagai istri orang. Namun hubungannya dengan sang suami tidak harmonis.
Sementara Ahmad Arif sudah bercerai dengan istri pertama, namun hendak melangsungkan pernikahan dengan calon istri barunya di Palembang, Sumatera Selatan.
Berprofesi sebagai pekerja lepas
Ahmad Arif dan Rini diketahui bekerja di perusahaan yang sama, yakni PT Kobe. Namun keduanya tidak satu kantor.
Karena Ahmad Arif ditempatkan di kantor pusat di kantor pusat, sementara Rini bekerja di kantor cabang, di Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, diketahui pelaku merupakan sebagai tim audit di perusahaan itu dengan status sebagai pekerja lepas.
Setubuhi korban sebelum dibunuh
Kepolisian menyatakan, sebelum dibunuh dengan cara yang keji, pelaku sempat melakukan hubungan intim dengan pelaku.
Persetubuhan itu terjadi di sebuah hotel di Kota Bandung, Jawa Barat. Setelah berhubungan intim, keduanya terlibat cekcok.
Kepolisian belum mengungkap penyebab cekcok itu. Namun diduga percekcokan itulah yang jadi penyebab pelaku membunuh korban.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Mayat dalam Koper di Bekasi: Atasan Ngajak Nikah usai 2 Kali ML, Arif Malah Bunuh Rini
-
Polisi Tangkap Adik Kandung Arif Pembunuh Wanita Dalam Koper, Ini Peran Dan Tampangnya
-
Fakta Baru Pembunuhan Wanita Dalam Koper, Korban Menghilang 10 Hari Sebelum Dibunuh
-
Cerita Anak RM Curhat Soal Keluarga kepada Pembunuh Ibunya, Usai Pelaku Membuang Mayatnya di Dalam Koper
-
Kata Suami RM, Soal Jasad Istrinya Dimasukan Dalam Koper: Biadap, Pelaku Ingin Kuasai Uang Setoran
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra