Suara.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta masih menerima konsultasi bagi kandidat calon gubernur DKI 2024 jalur independen. Sejauh ini, sudah ada dua tim yang melakukan konsultasi mengenai pemenuhan syarat.
Kepala Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya mengatakan dua orang itu adalah Mantan Wakil Kepala BSSN Komjen (Purn) Dharma Pongrekun dan Komisaris PT Petrokimia, Noer Fajrieansyah.
Dharma bersama timnya telah mendatangi kantor KPU DKI pekan lalu. Kemudian terbaru, relawan Fajrieansyah juga melakukan konsultasi pada Senin (6/5/2024).
"Pertama dari tim Pak Darma Pongrekun, yang kedua kami hari ini menerima konsultasi dari tim pemenangan Noer Fajrieansyah dari TBF yang kami terima di KPU DKI," ujar Dody di KPU Jakarta.
Untuk bisa maju halur independen, setiap Bakal Cagub harus memenuhi syarat yang tertuang dalam undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
Salah satunya, kandidat harus mengumpulkan sebanyak 618.968 Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga Jakarta yang berasal dari 4 wilayah administrasi DKI Jakarta. KPU juga telah menetapkan jadwal pemenuhan syarat Cagub independen sampai 12 Mei 2024 mendatang.
"Harus memenuhi dulu syarat dukungan minimal untuk di DKI Kakarta karena jumlah DPTnya 8,2 juta, itu memerlukan dukungan 7,5 persen itu lebih kurang 618.968 dukunaan yang harus tersebar di 4 kabupaten kota," ucapnya.
Usai menerima persyaratan cagub independen KPU DKI akan melakukan verifikasi administrasi pada 13 Mei 2024. Ia meminta penyerahan dokumen tidak dilakukan ketika waktu sudah mepet agar bisa direvisi.
"Jadi kami akan cek terkait dukungannya maupun KTP-nya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton
-
Jelang Imlek, Gibran Sambangi Klenteng Sam Poo Kong: Dorong Pariwisata Budaya di Semarang
-
Juru Masak Makan Bergizi Gratis di Lampung Dilatih MasterChef Norman Ismail
-
Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima, DPR Minta Polri Beri Sanksi Berat Tanpa Kompromi
-
Dari Koper Putih ke Tes Rambut Positif, Jerat Narkoba Eks Kapolres Bima Kian Terang!
-
Gudang Peralatan Masak di Ragunan Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Sangat Lebat untuk Wilayah Jakarta dan Bogor Hari Ini
-
FPIR: Waspada Penunggang Gelap dalam Agenda Reformasi Budaya Polri
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk