1. Akses laman SNPMB di https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id
2. Pilih opsi "Masuk" di sudut kanan atas halaman.
3. Isi alamat surel dan kata sandi yang telah terdaftar, lalu klik "Sign In".
4. Pilih "Pendaftaran UTBK-SNBT" dan kemudian "Sertifikat UTBK".
5. Saat tampil halaman sertifikat, unduh dokumen sertifikat dalam format PDF dengan menekan "Unduh Sertifikat Hasil".
6. Terakhir, simpan file PDF sertifikat UTBK SNBT 2023 di perangkat Anda.
Cara Mengunduh Pengumuman Hasil Seleksi SNBT 2024
Peserta juga bisa mengunduh melalui link pengumuman hasil seleksi SNBT dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Akses situs pengumuman hasil seleksi SNBT
- Inputkan 12 digit nomor peserta dan tanggal lahir di kotak yang tersedia
- Tandai pernyataan yang menyatakan bersedia dibatalkan status penerimaannya jika di masa depan ditemukan kecurangan dalam UTBK
- Klik "Tampilkan Hasil"
- Sertifikat UTBK-SNBT akan tampil memenuhi halaman situs
- Pilih opsi "Download" untuk menyimpan sertifikat UTBK ke ruang penyimpanan perangkat.
Sistem Penilaian UTBK-SNBT 2024
Baca Juga: Daftar PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri Pakai Nilai UTBK
Untuk memperoleh nilai tertinggi dalam UTBK SNBT 2024, peserta harus memahami cara penilaian yang diterapkan. Berikut adalah beberapa aspek krusial yang terkait dengan sistem penilaian:
1. Sistem Penilaian Tanpa Minus
Pada UTBK SNBT 2024, tidak terdapat pengurangan skor (sistem minus). Dengan kata lain, jika peserta menjawab salah, tidak akan ada pengurangan skor yang diterapkan. Peserta disarankan untuk merespons setiap pertanyaan dengan lengkap untuk meningkatkan kemungkinan memperoleh skor tambahan dari jawaban yang tepat.
2. Penerapan Item Response Theory (IRT)
UTBK SNBT 2024 menerapkan sistem Item Response Theory (IRT) untuk mengevaluasi bobot soal yang dijawab oleh peserta. Dalam IRT, setiap pertanyaan memiliki bobot yang bervariasi, tergantung pada respons dari semua peserta.
Bobot ini akan ditetapkan setelah proses UTBK selesai. Jika sebuah pertanyaan yang dijawab banyak dengan benar, bobotnya akan rendah; dan sebaliknya, jika banyak dijawab dengan salah, bobotnya akan tinggi.
Berita Terkait
-
Daftar PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri Pakai Nilai UTBK
-
Nilai UTBK 2023 Lihat Dimana? Simak Link dan Cara Unduh Sertifikatnya
-
Daftar Kampus Buka Jalur Mandiri dengan Nilai UTBK 2023, Unpad hingga Unnes, Berapa Biaya Pendaftaran?
-
2 Langkah Cek Nilai UTBK SNBT 2023 dan Cara Download Sertifikat PDF
-
Daftar PTN Paling Diminati di UTBK SNBT 2023 dan Sekolah Vokasi Pendaftar Terbanyak
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya
-
Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI
-
Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
Respons PBB Usai Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, Desak Israel Hentikan Serangan
-
UU PPRT Resmi Disahkan, Migrant Watch Peringatkan Risiko Eksploitasi Jika Tanpa Upah Minimum
-
7 RW di Kemayoran Ogah Ikut Musrenbang, Rano Karno Ungkap Biang Masalah 35 Tahun