Suara.com - Komisaris Jenderal Polisi (Purn) Prof Dr Gatot Eddy Pramono MSi lahir di Solok, Sumatera Barat pada 28 Juni 1965. Dia adalah seorang Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang jabatan terakhirnya Wakapolri.
Gatot Eddy Pramono merupakan anak dari 6 bersaudara. Sejak umur enam tahun Gatot dibawa mengikuti kepindahan orangtuanya yang bertugas di kepolisian ke Pekanbaru, Riau.
Saudara laki-laki Gatot telah meninggal dunia saat berumur 17 tahun. Ia memiliki empat orang adik perempuan bernama Wijayanti Sri Utari, Wiwik Puji Rahayu, Widia Puji Astuti dan Lusia Febriyanti.
Gatot Eddy Pramono sempat mengenyam pendidikan mulai SD hingga SMA Negeri 1 Pekanbaru. Setamat SMA tahun 1984 Gatot mendaftar masuk Akademi Kepolisian (Akpol) dan universitas.
Dia yang lulus kedua-duanya lalu memilih masuk Akpol karena dari 12 orang perwakilan Riau yang lulus, hanya tinggal 2 orang yang berhasil dan dia salah satunya.
Gatot mengikuti pendidikan dan pertama kali ditugaskan di Blitar. Di sanalah ia bertemu lalu menikahi Widi Astutik. Mereka dikaruniai 3 orang anak bernama Amanda Widya Aminditha, M Andi Yusuf dan Amelia Widya Atmani Wedhana.
Gatot yang merupakan putra daerah Riau yang berasal dari Pekanbaru menjadi Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Jakarta sejak Desember 2019 dan masih menjadi Koordinator Alumni SMA 1 Pekanbaru untuk Jakarta. Ia pernah menjadi Ketua Ikatan Alumni SMA 1 (Ikasmansa) Pekanbaru.
Dia merupakan lulusan Akpol 1988 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jenderal bintang tiga ini pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.
Riwayat Pendidikan
- SMA 1 Pekanbaru (1984)
- S2 Universitas Indonesia (1999)
- S3 Doktor Ilmu Kriminologi Universitas Indonesia (2015)
- AKABRI A (1988)
- PTIK (1996)
- SESPIM (2002)
- SESPIMTI (2012)
Riwayat Jabatan
- Wakapolsek Selektif Wlingi Resor Blitar (1988)
- Kapolsek Srengat Resor Blitar (1988)
- Komandan Peleton Taruna Akabri Semarang (1991)
- Perwira Administrasi Operasi Pusat Komando Pusat Komando dan Pengendalian Polda Metro Jaya (1991)
- Perwira Menengah Polda Metro Jaya (1992)
- Kepala Sub Unit Curi Direktorat Serse Polda Metro Jaya (1993)
- Perwira Menengah pada Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (1994)
- Kepala Sekretariat Operasi Pusat Komando Pusat Komando dan Pengendalian Biro Operasi Polres Metro Jakarta Timur (1996)
- Kapolsek Cempaka Putih Resor Metro Jakarta Pusat (1998)
- Perwira Bantuan Muda Tugas Khusus Perwira Bantuan IV/Staf Personil Polri (1999)
- Perwira Penghubung Protokol Kapolri (2001)
- Kasat I/Pidana Umum Direktorat Reserse Kriminal Polda Jawa Timur (2002)
- Kapolres Blitar (2005)
- Sekretaris Pribadi Kapolri (2006)
- Kapolres Metro Depok (2008)
- Kapolres Metro Jakarta Selatan (2009)
- Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya (2011)
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Umum Bareskrim Polri (2012)
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pengkajian Strategi Staf Operasi Polri (2012)
- Kepala Bagian Dukungan Administrasi Operasional Biro Pembinaan Operasi Staf Operasi Polri (2013)
- Kepala Biro Kelembagaan Tata Laksana Staf Perencanaan dan Anggaran Polri (2014)
- Wakapolda Sulawesi Selatan (2015)
- Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri (2017)
- Asisten Perencanaan dan Anggaran Kapolri (2018)
- Kapolda Metro Jaya (2019)
- Wakapolri (2020)
- Pati Mabes Polri (2023)
Berita Terkait
-
Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Mensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kepri
-
Maut di Balik Salaman Terakhir: Eks Menantu Dalangi Perampokan Sadis Lansia di Pekanbaru
-
Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK