Suara.com - Pada masa kepemimpinan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cilegon yakni, Perumda Air Minum Cilegon Mandiri atau PDAM CM Kota Cilegon resmi memasarkan produk air mineral kemasan dengan merek 'Ci Legon'.
Diketahui, air mineral 'Ci Legon' dikemas dalam botol dengan volume 330 Mililiter (ml). Peresmian air mineral 'Ci Legon' ini langsung dilakukan oleh Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian di salah satu hotel di Kota Cilegon.
Helldy Agustian mengatakan, air mineral 'Ci Legon' ini rencananya bakal dipasarkan ke keluarahan, kecamatan hingga Organiasasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cilegon.
Air mineral 'Ci Legon' ini juga nantinya akan dipromosikan kepada seluruh masyarakat Kota Cilegon.
"Kota Cilegon nanti semuanya dari mulai lurah, camat, sampai dengan OPD-OPD nya menggunakan air merek Ci Legon. Dan nanti tentunya akan kami promosikan kepada masyarakat Kota Cilegon yang kita cintai,' kata politisi Partai Gerindra itu.
Kata Helldy, air minum kemasan 'Ci Legon' ini sudah memiliki label halal, expired, SNI dan mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Mari kita pasarin masyarakat Kota Cilegon, karena air merek Ci Legon ini menjadi kebanggaan masyarakat Kota Cilegon," ujar mantan Branch Manajer Toyota Cabang Cilegon itu.
Sementara itu, Pjs Direktur PT Perumda Air Minum Cilegon Mandiri atau PDAM CM, Ikhwan Kurniawan mengungkapkan, untuk awal pihaknya mematok target penjualan air kemasan sebesar Rp15 juta perbulan.
Kata dia, untuk setiap satu dus air mineral 'Ci Legon' yang dipasarkan perusahaan plat merah Kota Cilegon itu dijual dengan harga Rp32.000.
Baca Juga: Tatan Spartan Sebut Dede Rohana Layak Pimpin Cilegon: Beliau Punya Karakter Hebat
"Pe dus kita jual dengan harga Rp 32.000. Dengan target di bulan ini kita bisa memasarkan sebanyak 5.000 dus air 'Ci Legon'," katanya saat diwawancara awak media.
"Kalau di nominalkan, kita harus bisa menjual air minum kemasan "Ci Legon" hingga Rp 15 juta. Yah diawal-awal ga semua dapat untung, mungkin mereka harus berdarah-darah dulu," imbuh Ikhwan.
Ikhwan berharap dengan diresmikannya air minum kemasan 'Ci Legon' bisa direspon baik oleh masyarakat Kota Cilegon dan bisa dipasarkan ke seluruh Indonesia.
"Saya tetap bilang bahwa pasar kita seluruh level ini kayaknya nih makanya kita pasang harga yang tidak tinggi juga, tapi juga ini kan ya namanya strategi pasar ya mudah-mudahan ini di respons sama publik dengan baik gitu dari harganya," ucapnya.
Berita Terkait
-
Tatan Spartan Sebut Dede Rohana Layak Pimpin Cilegon: Beliau Punya Karakter Hebat
-
Awab Puji Dede Rohana, Sinyal Restu Partai AHY Berlabuh ke Crazy Rich Cilegon?
-
Suara Pileg 2024 Jadi Modal Besar Dede Rohana Jadi Bakal Calon Wali Kota Cilegon
-
Pede Raih Restu Partai Cak Imin, Isro Mi'raj Punya Modal Lobi APBN untuk Bangun Cilegon
-
Dua Jagoan PKS Diminta Cari Mitra Koalisi dan Pasangan untuk Pilkada Cilegon 2024
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print
-
Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka
-
PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik
-
PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!
-
Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat
-
DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat
-
Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana
-
Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi
-
Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar