Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep sedang ramai dibicarakan publik usai putusan Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan putusan penghapusan batasan usia calon wakil gubernur saat mendaftar.
Putusan MA tersebut dikaitkan dengan Kaesang yang diisukan akan maju sebagai bakal Calon Wakil Gubernur Jakarta.
Flyer Budisatrio Djiwandono dan Kaesang Pangarep beredar luas di media sosial sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.
Pengamat politik Adi Prayitno menilai, wajar bila orang mengaitkan flyer yang beredar di media sosial dengan putusan MA. Sebab, menurutnya tidak ada di negara ini orang yang berusia 29 tahun punya potensi maju dalam pemilihan gubernur selain Kaesang.
Rata-rata orang di usia 29 tahun masih sulit mencari kerja. Jangankan untuk memikirkan untuk maju sebagai calon gubernur.
"Jadi wajar kalau kemudian ada keputusan MA dikaitkan dengan itu. Bagi saya tidak ada soal, tidak perlu juga ditutup-tutupi. Ini sudah muncul secara putusan," ujarnya saat mengisi suatu acara di televisi seperti dikutip dari YouTube KOMPASTV pada Senin (3/5/2024).
Hanya saja, kata Adi, untuk kelasnya Ketua Umum PSI yang juga putra dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), harusnya bukan sebagai wakil tetapi calon gubernur.
"Bagi saya itu bukan calon wakil sebenarnya yang sangat layak ukurannya bagi seorang ketua umum partai, untuk ukuran anak presiden kalau mau maju bukan calon wakil tapi calon gubernur," katanya.
Adi menyampaikan, sejak keluarnya putusan MA tersebut mengubah anggapan publik yang sebelumnya menilai Kaesang tak serius, kini berganti mulai diperhitungkan. "Semua orang meyakini ini sebagai upaya dan tentu saja ini peluang Kaesang sangat potensial maju dalam pilgub," katanya.
Baca Juga: Menilik Rekam Jejak Singkat Kaesang di Dunia Politik, Berapa IPK-nya Kalau Jadi Cagub?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah