Suara.com - Rapat kerja antara Komisi X DPR RI dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau Kemendikbud Ristek berlangsung panas.
Dalam rapat yang digelar di Gedung DPR RI, Kamis (6/6/2024), anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Anita Jacoba Gah sempat meluapkan kemarahan dengan menggebrak meja di hadapan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim.
Sosok anggota legislatif asal Nusa Tenggara Timur atau NTT tersebut langsung tuai sorotan publik.
Berikut deretan fakta mengenai Anita Jacoba Gah.
Guru Vokal
Sebelum masuk ke parlemen, perempuan kelahiran Jakarta 9 Maret 1947 tersebut merupakan seorang guru vokal.
Dikutip dari wikidpr.org, Anita pernah aktif berorganisasi di komunitas seni suara dan kepemudaan Gereja.
Ia pernah menjadi pengajar vokal di Sanggar Ananda, GPIB Effatha serta GPIB Gideon.
Selain itu ia juga aktif menjadi pengurus di Gerakan Pemuda GPIB Effatha dan Pemuda GMIT di Kota Kupang, NTT.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Borussia Dortmund Jelang Lawan Real Madrid di Final Liga Champions
Gagal Jadi Anggota DPR RI
Sepak terjang Anita sebagai anggota legislatif dimulai pada Pileg 2009 silam.
Ia sempat melenggang ke Senayan menjadi anggota DPR RI untuk periode 2009-2014.
Tapi pada periode berikutnya, yakni di pileg 2014, ia gagal terpilih kembali.
Walau begitu, ia nyatanya bisa kembali ke Senayan setelah ditunjuk untuk menggantikan Jefirstson Riwu Kore yang mundur untuk mencalonkan diri di gelaran Pilwalkot Kupang pada 2017.
Anita pun melanjutkan sisa masa jabatan untuk periode 2014-2019 sebagai anggota DPR RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa