Menantu Anwar Usman yang juga merupakan lingkaran keluarga Presiden Joko Widodo alias Jokowi, Joko Priyambodo kini menjadi sorotan setelah menduduki jabatan sebagai Direktur Pemasaran dan Operasi PT Patra Logistik (anak perusahaan PT Pertamina).
Joko Priyambodo resmi menduduki jabatan strategis tersebut terhitung sejak 20 Mei 2024.
Adapun pengukuhan Joko sebagai Direktur tersebut sempat dipublikasikan dalam laman resmi serta akun X PT Pertamina (Persero).
Sebagai informasi, perubahan posisi direksi baru terjadi di tiga anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga. Diantaranya yaitu PT Patra Logistik posisi Direktur Utama yang dijabat oleh Tri Yudha Nurmansyah, serta Direktur Pemasaran & Operasi yang dijabat oleh rekan keluarga Jokowi, Joko Priyambodo, dan PT Pertamina Petrochemical Trading posisi Direktur Utama yang diduduki oleh Oos Kosasih, jabatan Direktur Sales & Marketing PT Pertamina Lubricants dijabat oleh Dwi Puja Ariestya.
Lantas, seperti apakah profil dan pendidikan Joko Priyambodo, menantu Anwar Usman jadi Direktur di anak perusahaan Pertamina? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil dan Pendidikan Joko Priyambodo
Joko Priyambodo diketahui merupakan keponakan Jokowi sekaligus menantu anggota Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman.
Anwar Usman sendiri diketahui menikahi putri dari adik kandung Jokowi yakni Idayati.
Melansir dari situs resmi PT Pertamina Patra Logistik, Joko Priyambodo tercatat sebagai Direktur Pemasaran dan Operasi perusahaan.
Baca Juga: 5 Potret Rumah Menteri di IKN Rp14 Miliar, Pantas Jokowi Ngaku Tidur Nyenyak
Patra Logistik sendiri adalah anak usaha PT Pertamina Patra Niaga. Patra Logistik bergerak di bidang usaha hilir migas yang berfokus pada kegiatan penyedia jasa logistik dan support jasa logistik lainnya.
Berdasarkan pantauan Suara.com, saat ini tak begitu banyak informasi yang bisa didapatkan dari Joko Priyambodo termasuk riwayat pendidikannya.
Hal tersebut dipersulit karena akun LinkedIn Joko juga sudah dihapus dan akun resmi X Patra juga diprivasikan.
Namun, melalui keterangan resmi Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, disebutkan bahwa Joko Priyambodo diangkat menjadi direktur sejak 20 Mei 2024.
Irto menegaskan bahwa pengangkatan Joko Priyambodo menjadi direktur sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Joko juga diketahui mempunyai riwayat yang gemilang di Pertamina.
"Selama bekerja di Pertamina, yang bersangkutan juga menunjukkan kinerja yang cemerlang dan pernah beberapa kali mendapat penghargaan dari perusahaan sehingga masuk dalam list Top Talent Management Pertamina Group," tutur Irto.
Berita Terkait
-
Suami Keponakan Jokowi cum Menantu Anwar Usman Jadi Direktur, Anak Usaha Pertamina Gembok Akun X
-
5 Potret Terkini Megahnya Istana Negara di IKN, Jokowi Kejar Deadline Demi Upacara 17 Agustus 2024?
-
Peroleh Julukan Bapak Pengendali Inflasi, Mendagri Tito Karnavian Menyebutkan Ilmu Pandemi COVID-19
-
5 Potret Rumah Menteri di IKN Rp14 Miliar, Pantas Jokowi Ngaku Tidur Nyenyak
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang