Suara.com - Penarikan dana besar-besaran oleh organisasi keagamaan Muhammadiyah dari Bank Syariah Indonesia (BSI) jadi sorotan publik.
Dana milik salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu dialihkan ke sejumlah bank syariah swasta lainnya.
Nama kader Partai Gerindra, Felicitas Tallulembang pun disebut-sebut terkait dengan kisruh yang terjadi antara Bank BSI dan Muhammadiyah.
Pasalnya, penarikan dana oleh Ormas Muhammadiyah dari Bank Syariah milik negara itu, disebut terkait dengan pemilihan Felicitas Tallulembang sebagai Komisaris Independent BSI.
Padahal, Muhamamdiyah sebelumnya pernah mengusulkan nama dari internal organisasi untuk menduduki posisi jabatan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dan Komisaris BSI.
Muhammadiyah mengusulkan nama Jaih Mubarak sebagai calon DPS dan Abdul Mu'ti sebagai calon Komisaris di BSI.
Sayangnya, respon Muhammadiyah ini ternyata malah ditolak BSI yang memutuskan nama politisi Gerindra, Felicitas Talulembang sebagai Komisaris BSI melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 17 Mei 2024.
Secara langsung, nama Abdul Mu'ti yang telah diusulkan oleh Muhammadiyah ditolak oleh BSI.
Untuk diketahui, informasi terkait di atas hingga kini masih membutuhkan informasi lebih lengkap dan konfirmasi lanjutan dari sejumlah pihak. Hingga kini, Redaksi Suara.com masih mengkonfirmasi hal ini.
Baca Juga: Kisruh Muhammadiyah Tarik Dana Rp15 Triliun dari BSI, Atta Halilintar Sempat Jadi Brand Ambassador
Sebelumnya, sejumlah nama besar di PP Muhammadiyah diketahui sudah menjabat posisi strategis di bank syariah lain, seperti Abdul Mu'ti yang menjabat sebagai Komisaris Independen di Bukopin Syariah dan Anwar Abbas yang menjabat sebagai Dewan Pengawas Syariah di Bank Mega Syariah.
Sosok Felicitas Tallulembang
Mengutip terkini.id -- jaringan Suara.com, Felicitas Tallulembang merupakan politikus asal Toraja, Sulawesi Selatan. Dia dikenal sebagai seorang dokter dan juga politikus Partai Gerindra.
Felicitas sebelumnya menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Gerindra, yang menjabat melalui proses PAW (Pergantian Antar-waktu), menggantikan Andi Nawir Pasinringi yang meninggal dunia pada Agustus 2017.
Felicitas sebelumnya berprofesi sebagai dokter, dan pernah menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, pada tahun 1999 hingga 2008.
Felicitas Tallulembang lahir di Rantepao, Toraja Utara, 6 November 1959 dan beragama Islam. Dia menghabiskan sekolah di tanah kelahirannya, baik itu SD, SMP hingga SMA di Makale, Toraja, dan lulus pada 1975.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'