Pertama, karena keduanya dinilai memiliki pengalaman dalam sekala Provinsi Jawa Tengah sehingga keduanya dinilai akan mampu menjalankan roda pemerintahan di Jawa Tengah.
"Kedua, Siti Atikoh merupakan figur tokoh berlatarbelakang santri yang bergender perempuan yang akan menciptakan keseimbangan kepemimpinan dan keselarasan antara laki-laki dan perempuan, nasionalis dan agama serta Polri dengan PNS yang memiliki kemampuan dalam penataan birokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, berdedikasi dan memiliki etos kerja yang bagus," papar Joko Kanigoro.
Selain itu, lanjut Joko Kanigoro meskipun masih samar publik mengetahui bahwa Ahmad Luthfi merupakan pejabat yang sangat dekat dengan Presiden Jokowi.
Sementara Atikoh adalah istri dari Ganjar Pranowo yang dalam berkontestasi di Pilpres kemarin merupakan lawan dari Gibran putra Jokowi.
"Melalui Pilgub Jawa Tengah publik berharap dengan dipasangkannya Ahmad Luthfi dan Siti Atikoh akan menjadi momentum rekonsiliasi antara Jokowi dan Ganjar Pranowo untuk kepentingan keharmonisan politik antara kedua tokoh politik tersebut," urai Joko Kanigoro.
Berita Terkait
-
Siti Atikoh Istri Ganjar Puncaki Elektabilitas Cawagub, PDIP Pede Dipercaya Rakyat untuk Menang Lagi di Jateng
-
Hasil Survei Duet Ahmad Luthfi-Siti Atikoh Di Pilgub Jateng Ciamik, PDIP: Semua Masih Berproses
-
Pantas Puncaki Elektabiltas Cawagub, Prestasi Siti Atikoh di Jateng Enggak Kaleng-kaleng
-
Pendidikan Siti Atikoh Tak Kalah dari Ganjar, Kini Puncaki Elektabilitas Cawagub Jateng
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya