Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, buka suara soal video viral yang memperlihatkan sebuah mobil ambulans membawa pasien terhambat lantaran ada iring-iringan mobil Presiden. Ia menyebut hal ini pasti mendapatkan atensi dari Joko Widodo atau Jokowi.
"Saya yakin, ini sudah menjadi atensi presiden. Apalagi sempat viral. Presiden pasti sudah menginstruksikan agar kasus serupa tidak terulang," kata Saleh saat dihubungi Suara.com, Jumat (28/6/2024).
Saleh lantas menyoroti adanya pengamanan terhadap Presiden yang terkadang di luar keinginan dan kesadaran Jokowi.
"Tapi kita harus tahu juga bahwa presiden itu adalah VVIP. Karena itu, perlindungan dan pengawasannya juga sangat ketat. Kadang, urusan pengamanan ini yang menyebabkan hal seperti ini terjadi. Itu di luar keinginan dan kesadaran presiden," ungkapnya.
Di sisi lain, ia mengapresiasi permintaan yang disampaikan pihak Istana usai adanya kejadian tersebut. Namun ia menegaskan, jika adanya kejadian ini jangan sampai terulang kembali.
"Saya kira permintaan maaf pihak istana perlu diapresiasi. Apalagi, permintaan maaf tersebut dibarengi dengan pernyataan bahwa iring-iringi presiden mengutamakan ambulans yang mendesak," katanya.
"Kejadian itu tentu harus diambil hikmahnya. Semoga ke depan tidak terulang lagi. Membawa orang sakit ke RS adalah juga prioritas. Karena itu, perlu diutamakan," sambungnya.
Meski demikian kata Saleh, pada dasarnya Jokowi senang berbaur dengan masyarakat. Jika tak ada protokol yang harus diikuti Jokowi diyakininya akan berbaur terlebih dengan urusan lalu lintas.
"Presiden kan selalu berupaya dekat dengan masyarakat. Termasuk dalam urusan seperti ini. Andaikata tidak ada protokol yang harus diikuti, saya yakin presiden akan lebih senang berbaur dengan masyarakat. Termasuk dalam urusan lalu lintas," pungkasnya.
Baca Juga: Detik-detik Ambulans Bawa Pasien Dihentikan Rombongan Jokowi
Viral
Sebelumnya viral di media sosial X (dulu Twitter) sebuah mobil ambulans yang membawa pasien terhambat lantaran ada iring-iringan mobil Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menanggapi hal ini, Istana menyampaikan permohonan maaf.
Diketahui video viral tersebut diunggah akun @NinzExe07 di media sosial X. Melalui unggahan video tersebut terlihat kondisi di dalam ambulans yang sedang membawa pasien. Laju ambulans tertahan lantaran menunggu rombongan mobil kepresidenan lewat.
"Bismillah. Nasib di negeri Konoha, astaghfirullah. Pasien di bawa pakai ambulan, disuruh matikan sirenenya dan minggir dulu hanya demi rombongan @jokowi Lewat!! Kalau pasien itu meninggal gimana donk!!" tulis akun @NinzExe07, seperti dilihat Kamis (27/6/2024).
"Kejadian di Sampit!!," tulis akun tersebut.
Merespons kejadian tersebut. Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menyampaikan sesuai SOP, pihaknya memprioritaskan ambulans dan mobil pemadam kebakaran.
Dia menekankan jalan atau akses mobil ambulans, termasuk mobil pemadam kebakaran tidak boleh dihambat.
Yusuf kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga pasien di ambulans serta secara umum kepada masyarakat atas kejadian terhambatnya jalan ambulans tersebut.
Berita Terkait
-
Sopir Ambulans yang Disetop saat Ada Iring-Iringan Mobil Presiden Jokowi Minta Maaf
-
Kasus Peretas PDN Dibawa ke DPR: Dari Hamdalah hingga Dicap Kebodohan Gegara Sering Dibobol
-
Detik-detik Ambulans Bawa Pasien Dihentikan Rombongan Jokowi
-
PPATK Ungkap Ribuan, Baru 82 Anggota DPR Pelaku Judi Online Dilaporkan ke MKD, Kok Beda?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?