Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie, tidak terlihat keluar dari Istana Kepresidenan Jakarta melalui pintu yang sama saat ia datang pada siang hari. Padahal sorenya, menteri-menteri yang lain sudah keluar menuju mobil masing-masing usai rapat dengan Presiden Jokowi
Bukan cuma Budi, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian juga tidak tampak keluar. Kedua mobil yang ditumpangi baik Budi maupun Hinsa juga sudah tidak tampak terparkir di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, seperti saat keduanya datang.
Tercatat, Budi tiba di kompleks Istana pukul 13.43 WIB. Sementara Hinsa sudah datang lebih dulu. Selain keduanya, hadir juga sejumlah menteri yang datang untuk melakukan rapat terbatas atau ratas dengan Presiden Jokowi.
Kekinian pada sore hari selepas ratas, Budi dan Hinsa tidak tampak. Padahal menteri lain, semisal Menkumham Yasonna Laoly sudah keluar pukul 15.27 WIB. Satu menit kemudian terlihat Seskab Pramono Anung yang juga keluar dari gerbang Istana Negara dengan menumpangi golf car.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri PPP/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa terpantau keluar bersamaan pukul 15.30 WIB, disusul Menpan RB Azwar Anas pukul 15.32 WIB.
Setelah ditunggu beberapa saat, Budi dan Hinsa tidak tampak keluar di pintu kedatangan mereka berdua.
Padahal biasanya, setiap kali datang menuju Istana, Budi selalu masuk dan keluar di pintu yang sama di mana terparkir mobil Toyota Alphard berpelat RI 36 yang ia tumpangi. Tetapi sore ini, mobil Budi tidak terlihat, sama halnya dengan mobil Range Rover yang ditumpangi Hinsa.
Janji Ada Konpers
Sebelumnya saat tiba di Istana Budi Arie memastikan akan memberikan keterangan pers atau konferensi pers usia rapat. Hal ini disampaikan Budi menanggapi pertanyaan wartawan yang mengajukan pertanyaan saat Budi Arie tiba di Istana, jumat siang.
Baca Juga: Data Negara Bocor, BSSN Malah Unggah Konten Tips Hindari Ransomware Bikin Publik Geram
Budi enggan menanggapi lebih banyak pertanyaan awak media yang menanyakan perihal ratas di Istana apakah membahas peretasan Pusat Data Nasional (PDN) atau tidak.
"Ya tunggu dong. Ini baru mulai rapat," kata Budi.
Sementara itu saat awak media menegaskan akan ada konferensi pres usai rapat, Budi memastikan ada keterangan pers.
"Ya pasti entar," ujarnya.
Berita Terkait
-
Perbandingan Anggaran Pemeliharaan dan Kerugian PDN Diretas, Lebih Besar yang Mana?
-
Deretan Pernyataan Kontroversial Menkominfo: Belum Setahun Jabat, Kini Didesak Mundur Buntut PDN Diretas
-
Apa Itu Windows Defender? Dipakai PDN untuk Pelindung Data dari Serangan Ransomware
-
Data Negara Bocor, BSSN Malah Unggah Konten Tips Hindari Ransomware Bikin Publik Geram
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua