Suara.com - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad bocah berusia 13 tahun yang diterkam buaya pada Selasa (2/7) saat mandi bersama sejumlah teman-temannya di Kali Waeapo, Pulau Buru, Maluku. Operasi pencarian berakhir setelah hari kelima.
"Upaya pencarian Revan Wali, anak laki-laki yang hilang saat mandi di Kali Waeapo di Kabupaten Buru beberapa hari lalu kembali dilanjutkan tim SAR gabungan dan membuahkan hasil," kata Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, di Ambon, Sabtu (6/7/2024).
Tim SAR gabungan yang menggunakan speedboat Polairud dan longboat masyarakat mulai melakukan pencarian korban sejak pagi hari.
Upaya pencarian dalam operasi SAR sepanjang Sabtu dilakukan ke arah timur. Sekitar pukul 12.50 WIT tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian.
"Alhamdulillah operasi SAR hari kelima membuahkan hasil dan siang tadi korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ucapnya.
Jasad korban pun langsung dievakuasi menuju Dusun Baman untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras selama lima hari pencarian, walaupun di tengah kondisi curah hujan yang cukup tinggi," kata dia.
Awalnya korban bersama lima temannya mandi-mandi di Kali Waeapo setelah memancing ikan. Nahas sebelum berhasil keluar dari air, salah satu teman korban melihat seekor buaya menarik korban masuk ke dalam air dan kemudian menghilang.
Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Selanjutnya seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke satuannya masing-masing. (Antara)
Baca Juga: Diduga Suap Abdul Gani Kasuba, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara Ditahan KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar