Suara.com - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta. Prabowo tampak menunjukan jurus silat hingga berlari-lari kecil setibanya di Istana.
Padahal diketahui Prabowo baru menjalani operasi di kaki. Kekinian Ketua Umum Partai Gerindra itu tampak sehat dan bugar dengan gayanya saat menyambangi Istana.
Pantauan Suara.com di lokasi, Prabowo menggunakan Toyota Alphard putih berpelat Kementerian Pertahanan 1-00 tiba pukul 12.32 WIB. Prabowo menggunakan peci dan kacamata hitam dan tampak mengenakn kemeja putih lengan panjang.
Saat turun dari mobil, Prabowo melambaikan tangan ke awak media yang sudah menunggunya. Prabowo kemudian berjalan sembari mengacungkan dua jempol.
Prabowo tidak menjawab saat ditanya kedatangannya ke Istana terkait agenda apa. Ia hanya menunjukan jurus silat khasnya, sesaat kemudian ia berlari-lari kecil.
Operasi Kaki
Sebelumnya Menhan Prabowo Subianto mengaku siap menerima konseksensi paling buruk hingga bertaruh nyawa saat menjalani operasi kaki kirinya.
Mantan Pangkostrad di era Orde Baru itu mengatakan cedera di kaki kirinya itu imbas kecelakaan terjun payung pada 1980 silam. Cedera itu sudah lama dirasakan Prabowo.
Cerita itu diungkapkan Prabowo dalam siaran resmi yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, Minggu (30/6/2024).
Baca Juga: Ide Nagita Slavina Jadi Cawagub Sumut Dampingi Bobby Nasution Dikecam: Bangun Pagi Aja Nggak Bisa
“Saya pernah mengalami dua kali kecelakaan terjun payung saat bertugas di TNI tahun 1980-an di kaki kiri saya. Cedera ini selama ini masih saya rasakan,” bebernya.
Selama menjalani operasi, Ketum Partai Gerindra itu sudah sepekan dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, Jakarta.
Presiden terpilih hasil Pilpres 2024 itu pun mengaku kondisi kaki kirinya kekinian sudah mulai membaik pasca operasi di kaki kirinya itu.
“Insyaallah dengan kondisi sehat walafiat ke depan, saya semakin siap untuk berbakti dan mengabdi untuk negara dan rakyat Indonesia. Terima kasih kepada seluruh masyarakat atas doa dan dukungannya,” kata Prabowo.
Setelah operasi kakinya berhasil dilakukan, Prabowo turut menyampaikan terima kasih kepada tim dokter dan seluruh tenaga medis yang ikut merawatnya di rumah sakit.
Berita Terkait
-
Jokowi ke Prabowo: Jaga Uang Rakyat, Tindak Lanjuti Temuan BPK
-
Masa Jabatannya Habis Oktober, Jokowi Harap Seluruh Komponen Bangsa Dukung Peralihan Pemerintahan ke Prabowo
-
Ide Nagita Slavina Jadi Cawagub Sumut Dampingi Bobby Nasution Dikecam: Bangun Pagi Aja Nggak Bisa
-
Bahas Program Makan Siang Gratis: Ahok Sentil Pihak yang Ingin Cari Untung?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Halalbihalal di Balai Kota, Pramono Anung: ASN Jakarta Masih WFH 2 Hari Lagi
-
Tak Jauh dari Indonesia, Negara Ini Mulai Irit BBM Hingga Nyatakan Darurat Energi
-
2000 Tentara AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Bersiap Masuki Iran
-
Penjelasan Shell terkait Stok BBM yang Masih Kosong di Seluruh SPBU
-
Serangan Balik, Iran Hujan Rudal Israel Hingga 12 Orang Tewas
-
Tak Sekadar Halalbihalal di Rumah SBY, Puri Cikeas jadi Saksi Cinta Lama Anies-AHY Bersemu Kembali?
-
Iran Makin Terdesak, Negara Teluk Mulai Izinkan Militer Amerika Serikat Gunakan Pangkalan Udara
-
Putra Mahkota Arab Saudi MBS Diklaim Dukung AS - Israel vs Iran Perang Terus
-
BBM Stabil Tapi WFH Digalakkan? Pakar UGM Minta Pemerintah Jujur Soal Kebijakan Kontroversial Ini
-
Media Arab Telanjangi Kasus Mohammad Bagher Ghalibaf: Berkali-kali Gagal Jadi Presiden Iran