- Komisi VI DPR RI akan memanggil BPI Danantara dan PT Telkom Indonesia pada pekan depan terkait rencana akuisisi saham GOTO.
- DPR menyoroti rekam jejak performa saham GOTO yang kurang baik serta potensi kerugian investasi bagi perusahaan pelat merah tersebut.
- BPI Danantara menyatakan pembelian saham GOTO bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi transportasi daring di Indonesia.
Suara.com - Komisi VI DPR RI akan memanggil Badan Pengelola Investasi Daya Agata Nusantara (BPI Danantara) Indonesia terkait kabar entitas tersebut mencaplok saham perusahaan ride-hailing PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto dari fraksi PDI Perjuangan mengatakan, hal itu akan dilakukan di masa sidang yang akan dimulai pekan depan, setelah masa reses.
Tak hanya Danantara, Komisi VI DPR RI juga akan memanggil PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terkait investasi di GOTO melalui anak usahanya, Telkomsel yang telah dilakukan sejak 2020 lalu.
“Jadi kita akan segera panggil Danantara, juga Telkom, bagaimana ini ke depannya terkait akuisisi (saham) GOTO,” kata pria yang akrab disapa Adi tersebut usai menghadiri IDN Times Leadership Forum 2026 di IDN HQ, Jakarta Selatan, dikutip Minggu (10/5/2026).
Adi mengatakan, Danantara akan dimintai klarifikasi terkait kabar caplok saham GOTO itu, dan apa alasan di baliknya.
“Nah saya enggak tahu apa rasionalnya dari Danantara, kalau memang betul ya Danantara itu investasi, ini pun juga kami harus klarifikasi,” tutur Adi.
Dia mengatakan, Komisi VI DPR RI memperhatikan rekam jejak Telkom melalui anak usahanya, Telkomsel yang berinvestasi di Gojek melalui PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO).
Telkomsel mengantongi 23,7 miliar saham GOTO. Adapun jumlah tersebut setara 2 persen dari saham yang beredar. Investasi itu disoroti Adi karena dinilai menyebabkan kerugian pada perusahaan pelat merah tersebut.
Berdasarkan laporan keuangan Telkom pada kuartal III-2025, perusahaan memiliki kerugian yang belum terealisasi (unrealized loss) dan perubahan nilai wajar investasi sebesar Rp360 miliar.
“Danantara kami minta juga harus cermat sebelum melakukan investasi, terutama juga melihat past-performance atau record dari saham GOTO sendiri yang perkembangannya beberapa tahun ini kan kurang bagus. Sehingga nilai valuasi dari investasi Telkom di GOTO ini kan juga akhirnya malah secara value kan tidak meningkat,” tutur Adi.
Baca Juga: Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi
Adapun kabar Danantara mencaplok saham GOTO diungkapkan oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad saat merespons keluhan Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day 2026), Jumat (1/5). Para serikat buruh menuntut keadilan bagi para mitra pengemudi.
Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani membeberkan alasan Danantara beli saham GOTO. Salah satunya, ingin ikut menyejahterakan pengemudi transportasi online.
"Danantara kita sudah masuk dan juga kita sudah bicara, yang penting kan buat kita ini adalah kesejahteraan ojol," kata dia, Selasa (5/5)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi