Suara.com - Universitas Thomas Jefferson telah meminta maaf setelah seorang pembawa acara salah mengucapkan beberapa nama mahasiswa di momen wisuda yang digelar beberapa bulan lalu.
Dalam video yang mviral, pembawa acara terdengar kesulitan untuk menyebutkan nama para lulusan dengan benar saat mereka berjalan melintasi panggung, dengan beberapa senyuman canggung sebagai tanggapannya. Momen aneh ini terjadi di wisuda Jefferson College of Nursing di Philadelphia.
Pembawa acara terdengar mengucapkan nama-nama seperti Sarah sebagai “Psyearah,” Molly Elizabeth sebagai “Maleena Zabeth” dan Thomas sebagai “Tamoomay.”
“Tolong beri tahu saya bagaimana seseorang bisa diizinkan untuk berbicara di awal kuliah dan membuat kesalahan yang parah,” tulis pengguna TikTok @ colleenb415, yang klip pengucapannya yang salah ditonton lebih dari 10 juta kali di platform tersebut.
“Putriku Wisuda Universitas Thomas Jefferson 2024. Penyiar ini luar biasa!!” canda TikToker @j_mul1013.
Beberapa pengguna media sosial membandingkan kesalahan presenter dengan sketsa “Guru Pengganti” dari acara “Key & Peele,” sementara yang lain bertanya, “Bagaimana ini bisa berlangsung begitu lama.”
Universitas Thomas Jefferson kemudian mengeluarkan pernyataan dengan “permintaan maaf yang tulus atas kesalahan pengucapan.” Sekolah menyalahkan kesalahan tersebut pada “cara ejaan fonetik disajikan pada kartu pembicara,” dan menambahkan bahwa pembawa acara telah meminta maaf pada upacara wisuda.
“Kesalahan yang disayangkan ini tidak mencerminkan rasa hormat kami yang besar terhadap lulusan kami dan nilai yang kami berikan atas prestasi yang diperoleh dengan susah payah,” kata universitas tersebut.
Baca Juga: Sapi Tanduk Panjang Texas Kabur dari Trailer, Ciptakan Kekacauan di Jalan Raya Pennsylvania
Berita Terkait
-
Kisah Max si Kucing Kampus, dari Numpang Eksis sampai Jadi Doktor Kehormatan
-
Wajah Jelas Mahalini Usai Operasi Plastik di Spill MUA, Kini Disebut Lebih Terlihat 'Internasional'
-
Satu Sekolah Luluskan 23 Pasang Murid Kembar! Rekor Baru di Massachusetts?
-
Pria India Ditangkap usai Raba-raba Pengunjung Wahana Air di Kanada, Korban Ada 12
-
Sapi Tanduk Panjang Texas Kabur dari Trailer, Ciptakan Kekacauan di Jalan Raya Pennsylvania
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut