Suara.com - Harmeet Dhillon, seorang Republikan Sikh, memimpin doa pada Konvensi Nasional Partai Republik (RNC) pada hari Senin. Dhillon, seorang pengacara kebebasan beragama dan mantan penasihat kampanye Donald Trump, mengatakan kepada audiens di Milwaukee bahwa dia berasal dari keluarga imigran Sikh.
Dia membagikan doa dari tradisi kepercayaannya yang berarti, "Tubuh dan jiwa ini adalah milikmu. Engkau adalah ibu dan ayah kami, dan kami adalah anak-anakmu. Dalam rahmat dan kebajikanmu, kami merasakan kedamaian dan kebahagiaan!"
Dhillon kemudian mengucapkan terima kasih kepada Tuhan karena telah melindungi Donald Trump, yang ditembak pada rapat umum di Pennsylvania hari Minggu. Dia berkata, "Kami berterima kasih, Tuhan, karena telah melindungi hidupnya."
Namun, beberapa kaum konservatif Kristen di X mengkritik doa Dhillon, menyebutnya "tidak dapat diterima" dan mengatakan bahwa dia berdoa kepada "dewa asing."
Dhillon menanggapi dengan mengatakan bahwa dia "memblokir cukup banyak orang" dan bahwa mayoritas tanggapan terhadap doanya adalah positif.
Dhillon mengatakan kepada The Post, “Secara keseluruhan, meskipun suara pembenci dapat diperbesar secara artifisial online, saya akan mengatakan mayoritas tanggapan terhadap doa saya dari arus utama Republikan adalah positif, dan saya bersyukur untuk itu.”
Dia menganggap dirinya sebagai sekutu bagi orang-orang dari semua agama di AS. Dia percaya bahwa Sikh, Yahudi, dan Kristen semuanya berdoa kepada Tuhan yang sama. Dia menyatakan, “Kami percaya bahwa ada satu Tuhan.”
Sebagai pengacara, Dhillon telah memperjuangkan hak-hak beragama semua orang Amerika. Dia telah membela orang Sikh dari diskriminasi dan mendukung dokter serta apoteker yang menolak melakukan aborsi karena keyakinan agama mereka. Dhillon mengkreditkan kepercayaan Sikh-nya karena menginspirasi pekerjaannya dalam advokasi. Dia mengatakan, "Kepercayaan saya mengajarkan saya untuk memberikan kembali kepada komunitas saya dan menjadi rendah hati."
Berita Terkait
-
Tragedi di Konvensi Republik, Tunawisma Bersenjata Ditembak Mati Polisi Picu Protes Warga
-
Aksi Nekat Thomas Matthew Crooks Dorongan Politik Atau Ideologi?
-
Liburan ke Amerika Serikat, Ayu Ting Ting Melongo Gara-Gara Mobil Nyeleneh: Di Indonesia Mana Ada?
-
'Hitler Amerika' Jadi Kritik Paling Disorot dari Vance ke Trump, Kini Maju Berpasangan di Pilpres 2024
-
Profil J.D. Vance, Cawapres Donald Trump yang Masa Kecilnya Sulit dan Penuh Tantangan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
The Beatles Warnai Rivalitas Argentina vs Inggris: Dominasi Tangga Lagu hingga Skandal Band Palsu
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap