Suara.com - Serangan demi serangan terus diluncurkan Israel ke Kota Gaza, Palestina. Bahkan yang terbaru menyebabkan lima sekolah milik PBB hancur.
Lima sekolah yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan berbagai badan PBB itu hancur usai mendapatkan serangan bom di Gaza oleh Israel.
"Kemarin, di Kota Gaza, sekolah @UNRWA yang menampung banyak keluarga diserang," kata Kata badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dikutip Rabu (17/7/2024).
"Sehari sebelumnya, salah satu sekolah kami di Nuseirat diserang," kata UNRWA, serta mengeluhkan bahwa "Lima sekolah @PBB diserang dalam 10 hari terakhir ini."
Badan PBB itu mengatakan, "Dalam 9 bulan, pembunuhan, penghancuran, dan keputusasaan yang tak henti-hentinya terus berlanjut," dan menambahkan bahwa tidak ada seorang pun yang aman di Gaza.
Israel terus menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas batas dari Hamas pada 7 Oktober 2023.
Selain menewaskan lebih dari 38 ribu warga Palestina sejak saat itu, serangan militer Israel juga menyebabkan sebagian besar daerah kantong berpenduduk 2,3 juta jiwa itu hancur.
Gempuran Israel juga menyebabkan sebagian besar warga sipil kehilangan tempat tinggal dan berisiko mengalami kelaparan.
Serangan-serangan itu membuat Israel diadukan ke Mahkamah Internasional atas tuduhan melakukan genosida. [Antara/Anadplu]
Baca Juga: Sekolah Runtuh di Nigeria Timbun Ratusan Siswa yang Sedang Belajar, 22 Dilaporkan Tewas
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur