Suara.com - Partai Golkar beberapa waktu lalu resmi memberikan rekomendasi kepada Jusuf Hamka untuk maju menjadi bakal cagub atau cawagub dalam Pilkada Jakarta.
Meski begitu, organisasi sayap Partai Golkar tetap bersikukuh untuk mengajukan nama Ketua DPD Golkar Jakarta Ahmed Zaki Iskandar sebagai bakal calon gubernur (cagub) di Pilkada Jakarta.
Bahkan, MKGR DKI Jakarta tetap melakukan sosialisasi Ahmed Zaki dengan pembagian kacamata baca kepada masyarakat di Kantor DPD Golkar Jakarta Selatan pada Sabtu.
"Kegiatan sosial ini diadakan untuk memperkenalkan sosok Ahmed Zaki Iskandar yang ditugaskan menjadi bacagub Jakarta pada November 2024," kata Anggota DPRD DKI Jakarta terpilih dari Partai Golkar, Farah Safirah mengutip Antara, Sabtu (20/7/2024).
Farah menegaskan, hingga kini, MKGR DKI Jakarta tetap berkomitmen mendukung Zaki sebagai bakal calon gubernur (bacagub).
"Perintah dari DPD Golkar DKI Jakarta adalah memperjuangkan dan mendorong Bang Zaki untuk maju dalam ajang Pilkada Jakarta pada November 2024," ujarnya.
Lewat agenda tersebut, dia berharap masyarakat bisa lebih mengenal sosok Zaki. Apalagi, lanjut Farah, sosoknya berpengalaman di lembaga eksekutif karena pernah menjadi Bupati Tangerang dua periode 2013-2018 dan 2018-2023.
"Kita tahu bahwa Bang Zaki berpengalaman memimpin organisasi pemerintah maupun partai, untuk di partai saja dia berhasil menambah jumlah kursi di DPRD DKI Jakarta. Dari yang awalnya hanya 6 kursi, kini Pileg 2024 menjadi 10 kursi," katanya.
Penegasan serupa juga disampaikan Ketua MKGR Jakarta Selatan (Jaksel) Ratih Widyawati. Ia mengatakan bakal terus memperjuangkan dan bekerja keras menyosialisasikan Zaki sebagai Bacagub Jakarta sebagaimana arahan Ketua DPD MKGR DKI Jakarta Basri Baco.
Baca Juga: Jusuf Hamka Menolak Surat Instruksi Golkar untuk Nyagub Jakarta: Lebih Sreg Jadi Rakyat Biasa
"Perintah Ketua Ormas MKGR DKI Jakarta Pak Basri Baco, kami harus perjuangkan dan bekerja keras terus untuk menyosialisasikan Bang Zaki sebagai bacagub Jakarta dengan kegiatan sosial sampai batas akhir penentuan calon Gubernur dari DPP Golkar," kata Ratih.
Rekomendasi Partai Golkar
Sebelumnya diberitakan, Partai Golkar telah memberikan surat instruksi kepada Jusuf Hamka alias Babah Alun, sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Surat bernomor register SI/76/Golkar/7/2024 dikeluarkan pada Rabu 17 Juli 2024, yang ditandatabgani langsung oleh Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, dan Sekjen Golkar Lodewijk F Paulus.
Jusuf Hamka mengaku kaget mendapatkan surat instruksi dari Partai Golkar sebagai calon Gubernur DKI, padahal sebelumnya, Airlangga mencoba menyandingkannya dengan Kaesang Pangarep sebagai Calon Wakil Gubernur.
“Gini, ni kan saya juga kaget-kaget juga nih kenapa jadi berubah nih, dari Cawagub sekarang jadi Cagub berarti tugasnya saya gak ngerti nih kenapa jadi berat nih gitu,” kata Jusuf di DPP Partai Golkar, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.
Berita Terkait
-
Dikasih PR dari Golkar Sebulan Buat Bangun Koalisi, Babah Alun: Kalau Allah Berkehendak,...
-
Golkar Batalkan Pencalonan Kaesang sebagai Cawagub Jakarta, Jusuf Hamka Bereaksi: Innalillahi...
-
Dapat Surat Instruksi Nyagub dari Golkar, Jusuf Hamka Mulai Tebar Janji Benahi Jakarta: Gak Boleh Ada Orang Kelaparan!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu