Suara.com - Para ilmuwan dan arkeolog telah menemukan sebuah penemuan yang sangat signifikan di Ausralia. Fosil dinosaurus yang diperkirakan hidup sekitar 100 juta tahun lalu telah ditemukan di Formasi Winton, Queensland.
Fosil tersebut merupakan milik dinosaurus sauropoda, herbivora berleher panjang yang merupakan salah satu hewan terbesar yang pernah hidup di Bumi. Spesimen yang ditemukan ini berukuran sangat besar, dengan perkiraan panjang mencapai 30 meter.
"Ini adalah penemuan yang luar biasa," kata Profesor Steve Salisbury dari Universitas Queensland, yang memimpin tim penggalian. "Spesimen ini mewakili spesies baru dinosaurus sauropoda, dan merupakan salah satu fosil dinosaurus terlengkap yang pernah ditemukan di Australia."
Tim peneliti telah menghabiskan beberapa bulan untuk menggali fosil tersebut, yang terawetkan dengan sangat baik dalam batuan pasir. Mereka menyebut spesies baru tersebut "Australotitan cooperensis", yang berarti "Raksasa Australia dari Cooper Creek".
Analisis tulang dinosaurus menunjukkan bahwa Australotitan cooperensis adalah salah satu sauropoda terbesar yang pernah hidup di benua Gondwana kuno, yang sekarang membentuk Australia, Antartika, dan Amerika Selatan. Spesies ini diperkirakan memiliki berat lebih dari 60 ton dan dapat mencapai ketinggian hingga 15 meter.
Penemuan ini memberikan wawasan penting tentang keanekaragaman dan evolusi dinosaurus di Australia pada zaman Kapur, sekitar 100 hingga 66 juta tahun lalu. Hal ini juga menunjukkan bahwa Australia adalah rumah bagi beberapa dinosaurus terbesar dan paling menakjubkan di Bumi pada masa itu.
"Penemuan ini membuktikan bahwa Australia memiliki warisan paleontologi yang kaya dan dapat bersaing dengan tempat-tempat seperti Amerika Serikat dan Cina dalam hal temuan dinosaurus," kata Salisbury.
Fosil Australotitan cooperensis kini sedang diangkut ke Museum Queensland untuk dikonservasi dan diteliti lebih lanjut. Penemuan penting ini akan terus memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang masa lalu prasejarah Australia dan dunia dinosaurus.
Baca Juga: AFF U-19: Jalan Mulus Australia Menuju Semifinal, Menang Tipis Atas Myanmar
Berita Terkait
-
AFF U-19: Jalan Mulus Australia Menuju Semifinal, Menang Tipis Atas Myanmar
-
Hasil Piala AFF U-19 2024: Drama Kartu Merah, Australia Cuma Bisa Menang Tipis atas Myanmar
-
Turis Australia jadi Korban Pemerkosaan 5 Pria di Paris, Korban Lari ke Toko Kebab dengan Gaun yang Robek
-
Demi Main Lawan Timnas Indonesia, Striker Australia Ambil Langkah Kejutan
-
Australia Kunci Puncak Grup B, Jadi Kandidat Terkuat Juara Piala AFF U-19
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun