Suara.com - Putri Kate (Kate Middleton) dan Raja Charles dikenal memiliki hubungan yang sangat dekat. Sama seperti mendiang Ratu Elizabeth, Charles tidak pernah menyembunyikan betapa berartinya Kate bagi kerajaan sejak pernikahannya dengan Pangeran William.
Meski sedang berjuang untuk kesehatan pribadinya, Kate tetap berdedikasi mendukung raja dan Keluarga Kerajaan. Para penggemar kerajaan telah melihatnya kembali tampil di publik dalam beberapa pekan terakhir, dengan penampilan di Trooping the Colour dan Wimbledon.
Namun, menurut penuturan adik iparnya, yakni Pangeran Harry, meskipun Putri Kate sangat berdedikasi pada perannya, ada satu permintaan khusus dari Raja Charles beberapa tahun lalu yang ditolak oleh Kate.
Dalam memoirnya yang terlaris, Spare, Pangeran Harry mengungkapkan permintaan tidak biasa yang diajukan oleh ayahnya kepada Kate, yang mengungkapkan pandangannya tentang kehidupan di dalam Rumah Windsor di balik pintu tertutup.
Harry mengklaim bahwa Charles meminta Kate untuk mengubah ejaan namanya, tetapi Kate menolak untuk memenuhi permintaan tersebut, yang dibuat untuk alasan yang cukup tidak biasa.
"Sudah ada dua lambang kerajaan dengan huruf C dan mahkota di atasnya: Charles dan Camilla. Akan terlalu membingungkan jika ada yang lain," jelas Harry tentang permintaan ayahnya, menambahkan bahwa Charles berharap Kate akan mengubah ejaan namanya untuk menghindari kebingungan.
"Ubah menjadi Katherine dengan K, mereka menyarankan. Aku bertanya-tanya sekarang apa yang terjadi dengan saran itu." kata Harry.
Harry juga mengklaim bahwa pada saat saran itu diajukan, kakaknya William terlihat tidak banyak berkomentar.
"Aku menoleh ke Willy, memberinya tatapan yang mengatakan 'Kamu mendengarkan ini?' Wajahnya kosong." tutur Harry.
Meskipun ada potensi kebingungan mengenai lambang kerajaan, Kate tetap mempertahankan ejaan nama lengkapnya, Catherine. Namun keputusan itu tampaknya tidak mempengaruhi kedekatan hubungan yang dinikmatinya dengan ayah mertuanya.
Setelah Kate mengumumkan bahwa dia menjalani perawatan kanker, Charles tidak ragu untuk memberikan dukungan kepada putri menantunya yang tercinta dan memuji keberanian yang ditunjukkan dalam pesan video emosional yang mengungkapkan tantangan kesehatan yang dihadapinya.
Ratu Elizabeth juga menunjukkan dukungannya untuk Kate dan komitmennya terhadap monarki pada tahun 2019, ketika dia memberi Kate gelar Dame Grand Cross of the Royal Victorian Order (GCVO) - pangkat tertinggi yang diberikan oleh raja. Penghargaan khusus ini diumumkan pada ulang tahun pernikahan kedelapan William dan Kate.
Ahli kerajaan Katie Nicholl menjelaskan saat itu menulis untuk Vanity Fair bahwa "GCVO adalah bentuk lebih lanjut (dan sinyal publik yang sangat jelas) dari penghargaan dan dukungan Ratu terhadap Kate.
Berita Terkait
-
Meghan Markle Bongkar Momen Pertama Bertemu Keluarga Kerajaan, Suasana jadi Canggung Gegara Ia Memeluk Pangeran William
-
Tips Diet Ala Meghan Markle, Konsumsi Makanan Sehat Tapi Tetap Minum Alkohol
-
Gestur Gugup Raja Charles III Jelang Pidato Disorot, Disebut Seperti Ada Tekanan
-
Ratu Camilla 'Berjalan Seperti Polisi'? Ini Kata Penggemar Soal Penampilannya
-
Pangeran Harry Bongkar Tradisi Kerajaan Berusia 64 Tahun yang Mengejutkan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik