Suara.com - CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk pada hari Senin menyerang Google yang dikelola Sundar Pichai, dengan mengatakan jika raksasa pencarian itu mengganggu pemilihan Presiden AS, mereka akan menghadapi "banyak masalah".
Berbagi tangkapan layar yang menunjukkan penelusuran Google tentang “presiden Donald” menghasilkan “presiden Donald Duck” dan “presiden Donald Regan,” miliarder teknologi itu bertanya apakah raksasa teknologi itu telah melarang penelusuran terhadap mantan presiden AS dan calon presiden dari Partai Republik.
“Wow, Google melarang pencarian Presiden Donald Trump! Campur tangan pemilu?” tanya pemilik X.
Musk lebih lanjut mengatakan Google mendapatkan banyak masalah jika mereka mengganggu pemilu.
Pengguna X memposting bahwa “Google dimiliki oleh Demokrat”.
Pengikut Musk lainnya berkomentar: “Elon, saya yakin mereka akan mengklaim Anda menindas Demokrat, tetapi algoritma saya menunjukkan kedua partai memposting pemikiran dan pendapat mereka. Di bawah manajemen sebelumnya, siapa pun yang tidak memiliki pandangan yang sama dengan sayap kiri akan dibatasi atau dilarang”.
Namun, beberapa pengguna X juga mengecam Musk, dengan mengatakan, “Anda memiliki larangan pencarian pada banyak akun yang tidak Anda sukai. Apa bedanya?"
Sementara itu, persaingan calon presiden antara Kamala Harris dan Trump sangat ketat, menurut jajak pendapat media baru, yang menunjukkan lonjakan dukungan terhadap Harris di kalangan pemilih non-kulit putih dan peningkatan signifikan dalam antusiasme di kalangan Demokrat terhadap kampanyenya.
Trump mempertahankan keunggulan tipisnya, dengan memperoleh 49 persen suara dibandingkan Harris yang memperoleh 47 persen suara, menurut jajak pendapat Wall Street Journal.
Baca Juga: Peramal Ini Umumkan Nama Presiden Amerika Serikat Berikutnya
Berita Terkait
-
Harga Bitcoin Merosot, Setelah Trump Dukung Kripto
-
Bye Google Translate, WhatsApp Akan Hadirkan Penerjemah Chat
-
OpenAI Rilis SearchGPT, Pesaing Google dengan Kecerdasan Buatan
-
Tak Mau Biarkan China Mendominasi Teknologi, Donald Trump Punya Rencana Besar
-
Peramal Ini Umumkan Nama Presiden Amerika Serikat Berikutnya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026