Suara.com - Tragedi terjadi di air terjun Detian di Tiongkok Selatan pada hari Sabtu ketika wahana 'Karpet Ajaib', objek wisata populer, mengalami malfungsi, yang mengakibatkan kematian seorang turis. Sebanyak 60 turis juga terluka akibat insiden tersebut.
Menurut Straits Times, wahana tersebut, ban berjalan yang mengangkut pengunjung ke atas bukit sambil menikmati pemandangan indah, tiba-tiba berbalik arah pada pukul 1:56 siang, menyebabkan penumpang jatuh terguling-guling menuruni bukit dan saling bertabrakan.
Layanan darurat bergegas ke tempat kejadian untuk merawat korban luka, dan banyak yang dibawa ke rumah sakit terdekat untuk perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, atraksi tersebut telah ditangguhkan dan area wisata tersebut telah ditutup setelah insiden tersebut. Pengunjung dengan pemesanan tiket online akan menerima pengembalian uang penuh melalui platform pembelian awal.
Seorang saksi yang berada di wahana Karpet Ajaib membagikan pengalaman mengerikannya di media sosial. Dalam sebuah wawancara dengan Global Times, dia mengungkapkan bahwa ban berjalan tersebut bergerak ke atas ketika kecelakaan terjadi, dengan penumpang yang duduk hanya berjarak dua kaki.
Dia berkata, "Tiba-tiba berhenti dan mulai meluncur turun. Kerumunan di depan dan belakang bertabrakan karena inersia dan menumpuk bersama-sama. Panel pengaman di kedua sisi juga rusak saat itu."
Saksi lain menggambarkan bagaimana ponselnya terlempar dari tangannya saat wahana itu dengan cepat terjun bebas, meninggalkannya dengan banyak lecet di tubuhnya.
Setelah tragedi itu, pengelola objek wisata Air Terjun Detian mengeluarkan pernyataan yang menyatakan "belasungkawa terdalam" mereka kepada keluarga korban tewas dan meminta maaf kepada mereka yang terluka.
Insiden itu telah menimbulkan kekhawatiran tentang keselamatan objek wisata di Tiongkok dan penyelidikan telah diluncurkan untuk menentukan penyebab kerusakan tersebut.
Khususnya, Air Terjun Detian adalah air terjun transnasional besar di perbatasan antara Tiongkok dan Vietnam. Terkenal karena keindahan alamnya yang megah, keajaiban yang menakjubkan ini menarik pengunjung dari kedua negara.
Baca Juga: Sambaran Petir Dahsyat Tewaskan 6 Orang di China, Cuaca Ekstrem Masih Mengancam
Pada Januari 2023, wahana itu mengalami kerusakan serupa, memicu kekhawatiran tentang keselamatannya. Kecelakaan itu mengakibatkan cedera pada beberapa orang di lokasi tanpa masalah serius. Wahana itu segera diperbaiki dan kembali beroperasi dalam waktu dua jam.
Berita Terkait
-
Demo Tolak Pembangunan Rempang Eco City di Kedubes China, Warga Tak Mau Kampungnya Dirampas
-
4 Drama China Garapan Sutradara Xie Ze, Ada The Story of Pearl Girl
-
Ada Are You The One, Ini 3 Drama China Zhang Wan Yi Sepanjang Tahun 2024
-
4 Drama China Dibintangi Caesar Wu, Terbaru Strange Tales of Jiang Cheng
-
Sambaran Petir Dahsyat Tewaskan 6 Orang di China, Cuaca Ekstrem Masih Mengancam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Dua Hari, Lima Bencana Beruntun: BNPB Catat Longsor hingga Karhutla di Sejumlah Daerah
-
Polri Akan Terbitkan Red Notice Buron Kasus Chromebook Jurist Tan, Lokasinya Sudah Dipetakan
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau