Suara.com - Tim Pemenangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian - Alawi Mahmud (Helldy-Alawi) resmi dikukuhkan di Hotel The Royal Krakatau, Rabu (21/8/2024).
Diketahui, tim pemenangan Helldy-Alawi itu terdiri dari koailisi Partai Gerindra, PAN, PKB, PBB, PSI, dan Partai Garuda. Keenam partai tersebut siap memenangkan Helldy Agustian an Alawi Mahmud di Pilkada Cilegon 2024.
Ketua Tim Pemenangan Helldy-Alawi, Muhlis mengatakan, usai dikukuhkan semua tim pemenangan harus bergerak dan bekerja semaksimal mungkin memenangkan Pilkada Cielgon 2024.
"Relawan sudah jalan semua dengan sendirinya, partai-partai juga akan bergerak memenangkan Helldy-Alawi," katanya di hadapan awak media ditemui usai pengukuhan, Rabu (22/8/2024).
Kata Muhlis, dirinya dan jajaran tim pemenangan Helldy-Alawi menargetkan pasangan yang ia dukung menang mutlak. Ia pun mematok target perolehan suara Helldy melebihi perolehan suara di Pilkada 2020 lalu.
"yang terpenting Helldy menang mutlak, dan tidak boleh kalah. Semoga kita bisa," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Muhlis juga menyinggung soal kemungkinan paslon lain yang menjelek-jelekan paslon yang didukungnya. Ia mengaku akan menanggapi hal tersebut dengan santai.
"Kalau ada yang menjelek-jelekan Helldy-Alawi senyumin aja," ujar Muhlis kepada awak media usai pengukuhan paslon Helldy-Alawi.
Sementara itu, bakal calon Wali Kota petahana, Helldy Agustian pun mengungkapkan hal serupa dengan Muhlis. Ia meminta jajaran tim pemenangannya bekerja dengan baik tanpa harus menjelek-jelekan calon lainnya.
Baca Juga: Resmi Diusung Demokrat, Surat Rekomendasi Fajar-Robinsar Diserahkan Langsung Oleh AHY
"Kami sudah sampaikan kepada seluruh tim pemenangan tidak peru menjelek-jelekan calon lain. Kami akan memahami dan menghormati, mereka putra putri terbaik Cilegon," kata politisi Partai Gerindra itu.
Helldy pun meyakini semua calon yang ikut dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Cilegon 2024 punya niatan baik. "Kita punya tujuan sama, kita harus menghormati hal itu," ujarnya.
Berita Terkait
-
Resmi Diusung Demokrat, Surat Rekomendasi Fajar-Robinsar Diserahkan Langsung Oleh AHY
-
Lewat Hasto PDIP, KPK Bakal Usut Dugaan Aliran Korupsi DJKA ke Tim Pemenangan Jokowi-Maruf
-
Robinsar Bantu Penanganan Banjir di Cilegon, Keruk Sungai Pakai Alat Berat
-
Curhat Masalah Pilpres 2024 ke Tim Pilkada PDIP, Hasto Ungkit 'Dosa-dosa' Aparatur Negara Pembeking Anak Penguasa
-
Ganjar, Pramono Anung hingga Bambang Pacul Beri Pelatihan Tim Pilkada, Adian ke Kader-kader PDIP: Jangan Disia-siakan!
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
Terkini
-
Tragedi Maut KLM Putri Sakinah, Nakhoda dan ABK Resmi Jadi Tersangka Tewasnya 4 WNA
-
PDIP Gelar HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol, Tegaskan Posisi sebagai Partai Penyeimbang
-
PDIP Kecam Pelaporan Terhadap Pandji ke Polisi: Bentuk Intimidasi dan Pembungkaman Suara Rakyat
-
KPK Periksa Eks Kajari Bekasi Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Ade Kuswara
-
MBG Kembali Digulirkan, Ini Catatan Kritis JPPI Soal Arah Pendidikan
-
Gubernur Pramono Targetkan PAM Jaya IPO di 2027 dan Layani 100 Persen Warga pada 2029
-
Polda Hentikan Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru, Keluarga Protes Alasan Polisi
-
Pria di Depok Tewas Ditusuk Saat Tertidur Pulas, Pelaku Teriak 'Gua Orang Lampung'
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
-
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Penistaan Agama dalam Materi 'Mens Rea'