Suara.com - Seorang wanita asal Amerika Serikat pontang-panting memanjat pagar kandang harimau Bengal di Kebun Binatang Cohanzick di New Jersey pada hari Minggu sekitar jam 2 siang. Menurut Departemen Kepolisian Bridgeton, dia mencoba menyentuh harimau itu, dan hampir digigit oleh kucing raksasa itu.
Wanita tersebut, yang mengenakan atasan berwarna gelap dan celana pendek putih, memasukkan jari-jarinya ke dalam pagar bagian dalam saat harimau itu berjalan hanya beberapa inci di depannya.
Dalam video yang viral di media sosial, seorang wanita terlihat berusaha memikat hewan buas tersebut dan memasukkan tangannya ke dalam kandang. Dia hampir diserang oleh harimau seberat 500 pon ketika mencoba menggigit tangannya. Dia kemudian dengan cepat mundur sebelum kucing liar itu berbalik.
Departemen kepolisian juga memposting video tersebut, yang kini telah dihapus, sesuai laporan di People. Postingan Facebook mereka menyertakan foto pemberitahuan di kebun binatang dekat kandang yang berbunyi, "Jangan memanjat pagar. Memanjat pagar kebun binatang mana pun melanggar peraturan kota 247-C."
“Pengingat kepada masyarakat ketika mengunjungi kebun binatang bahwa memanjat pagar apa pun melanggar Peraturan Kota,” tambah departemen kepolisian. Berdasarkan laporan tersebut, dalam peraturan tersebut disebutkan bahwa seseorang dapat dilarang atau dibatasi mengunjungi kebun binatang.
John Medica, Direktur Rekreasi dan Urusan Masyarakat Kota Bridgeton, mengatakan kepada outlet tersebut dalam sebuah pernyataan, "Perawatan hewan berkualitas tinggi, bersama dengan keselamatan tamu dan pengunjung kami, adalah prioritas utama kami. Setiap perilaku pengunjung yang menempatkan hewan, staf, dan anggota masyarakat dalam situasi yang berpotensi berbahaya tidak dapat diterima dan akan ditangani sebagaimana mestinya."
Menurut situs kebun binatang, mereka memiliki dua harimau Bengal, Rishi dan Mahesha, bersaudara yang datang ke kebun binatang saat masih kecil pada tahun 2016. "Kedua bersaudara ini pertama kali digambarkan sebagai, "Cantik dan kasar," oleh Bonnie Facemyer, yang merupakan presiden kebun binatang tersebut. Cohanzick Zoological Society pada saat anak-anaknya tiba. Beratnya hanya sekitar 20 pon ketika mereka tiba, dan kini berat masing-masing harimau hampir 500 pon,” katanya di situs web.
Khususnya, harimau Bengal, juga dikenal sebagai harimau India, adalah spesies yang terancam punah. Pada Oktober 2022, diyakini hanya sekitar 3.500 ekor yang tersisa di alam liar. Spesies harimau ini dianggap sebagai spesies terbesar kedua, setelah harimau Siberia.
Baca Juga: Centil dan Percaya Diri, Monyet di China Terkenal Berkat Pose dan Lirikan Genitnya di Depan Penonton
Berita Terkait
-
Viral Detik-detik Menegangkan Wanita Coba Sentuh Harimau: Nyawa Melayang Seujung Kuku
-
Kunci Sukses Jadi Konten Kreator, Panduan Lengkap untuk Pemula
-
Tak Hanya Mendaki Gunung Sampah, Jerhemy Owen Juga Berbagi Semangat Kemerdekaan dengan Anak Bantar Gebang
-
Bikin Semrawut! Aksi Wanita Buat Konten di Jalan Raya yang Ramai Kendaraan Dikecam: Terlihat Mengerikan
-
Centil dan Percaya Diri, Monyet di China Terkenal Berkat Pose dan Lirikan Genitnya di Depan Penonton
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Menaker Dorong Balai K3 Perkuat Pencegahan, Tekan Angka Kecelakaan Kerja
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?