Suara.com - Massa demonstran Kawal Putusan MK merobohkan pagar Gedung DPR RI kemarin, Kamis (22/8/24). Emosi yang menggebu-gebu membuat mereka mampu merusak pagar hingga tembok di area gedung wakil rakyat tersebut.
Setelah berhasil dirobohkan, puluhan massa berusaha menembus masuk ke dalam Gedung DPR. Namun mereka dihalau oleh polisi yang berjaga.
Di tengah panasnya suasana demo soal Revisi UU Pilkada, puluhan mahasiswa ini sukses menyita perhatian.
Bagaimana tidak, mereka justru mendinginkan suasana dengan membagikan beberapa bunga untuk polisi-polisi yang berjaga.
Dalam sebuah video yang diunggah akun Tiktok @sopipapi2 memperlihatkan aksi dari beberapa mahasiswa yang membagikan bunga ini.
Mereka berjalan maju ke barisan paling depan untuk menemui polisi-polisi yang sedang menghalau dengan perisai huru-hara.
Bukan melawan dan semacamnya, para mahasiswa ini justru memberikan beberapa bunga.
Bunga-bunga itu sontak diletakkan di saku hingga rompi milik para polisi. Sementara itu, ekspresi wajah dari para polisi ini terlihat kebingungan saat diberi bunga oleh para pendemo.
Video tersebut sontak mengundang beragam komentar dari warganet. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa menjadi abdi negara haruslah bisa menahan tawa, terlebih menghadapi situasi semacam itu.
Baca Juga: Usai DPR, Giliran KPU RI yang Didemo Kawal Putusan MK
“syarat jdi polisi harus bisa tahan tawa,” komentar @Oc***
“yg tiba" mekar di tamengg~,” sahut @su***
“Salfok ada yg benerin bunganya lagi,” tulis @ni***
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta