Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) disebut bakal bersama dengan Partai Nasdem di Pilkada Jawa Barat 2024. PKS memberi sinyal mengusung pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie.
Soal sinyal duet Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie itu disampaikan politikus PKS Tifatul Sembiring di akun X pribadinya, Senin (26/8/2024). Tifatul nampak mengumbah poster berwajah Syaikhu-Ilham lengkap dengan logo kedua partai tersebut.
"Bismillah... Mohon doa dan restu tweeps budiman semua... Untuk Jawa Barat. Punten...," tulis Tifatul seperti dikutip.
Nasdem Dukung Anak BJ Habibie
Pada Juni 2024 lalu Partai Nasdem resmi menyatakan dukungan kepada putra mantan Presiden Bj Habibie, Ilham Akbar Habibie untuk maju pada Pilkada Jawa Barat 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Kantor DPP Partai Nasdem, Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2024).
"Hari ini DPP Partai NasDem telah menetapkan arti kehadiran Saudara sebagai calon gubernur atau wakil gubernur untuk Provinsi Jawa Barat pada Pilkada yang insyaallah akan berlangsung pada bulan November," kata Surya.
Dia mengharapkan kinerja Partai Nasdem dengan koalisi strategis yang akan terbentuk nantinya untuk memenangkan Ilham pada Pilkada Jawa Barat.
"Insyaallah mudah-mudahan ini adalah merupakan sesuatu hal yang amat berarti bagi satu progres perjalanan pembangunan di wilayah Jawa Barat sebagai salah satu provinsi yang amat strategis," ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengungkapkan alasan mendukungan Ilham ialah dengan mempertimbangkan latar belakang keluarga dan kapasitas Ilham yang dinilai mumpuni untuk menjadi pemimpin di Jawa Barat.
"Kami juga mempunyai keyakinan sepenuhnya, bahwasanya kemampuan, kapasitas, dan profesionalitas yang Anda miliki ini cukup mumpuni untuk memimpin Jawa Barat," tandas Surya Paloh.
Berita Terkait
-
Jokowi Curhat Ditinggalkan Ramai-ramai, Sinyal Kekuasaannya Mulai Redup?
-
Bisa Bertemu Dan Salaman Dengan Jokowi, Anies Ungkap Alasan Dirinya Hadir Di Kongres Partai NasDem
-
Akui Bebas Bicara hingga Kerap Tak Sepakat, Surya Paloh ke Jokowi: Apa Kurangnya NasDem?
-
Blak-blakan di Depan Jokowi, Surya Paloh Ungkit Siasat Tambah UU Bikin Blunder: Kita Akhirnya Terjebak!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif