Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menegaskan permasalahan bangsa tidak bisa diatasi dengan sekadar membuat tambahan undang-undang. Hal itu disampaikan Surya Paloh dalam pidatonya di pembukaan Kongres ke-3 Partai NasDem di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (25/8/2024) malam.
Kongres turut dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dijadwalkan membuka Kongres.
"Tidak mungkin kita mengatasi permasalahan ini hanya membuat tambahan undang-undang, undang-undang yang ada kita buat lagi undang-undang dan kita buat lagi undang-undang," kata Surya Paloh.
Surya Paloh berpandangan uypaya menambah terus undang-undang justru bisa menjadi jebakan. Menurutnya, siasat untuk menambah undang-undang malah menjadi blunder.
"Akhirnya justru kita terjebak untuk melihat betapa kita mulai mencoba menyiasat-in undang-undang. Ini yang menjadi permasalahan kita," ujarnya.
Surya Paloh mengingatkan sebagai bangsa yang besar, Indonesia harus memiliki kekuatan kesadaran untuk mempersatukan seluruh sinergi dan kekuatan yang dimiliki.
"Tidak ada satu partai pun satu kelompok pun satu golongan pun yang mampu sendiri untuk menyesuaikan permasalahan kehidupan kebangsaan ini," kata Paloh.
Berita Terkait
-
Surya Paloh Sentil Soal Menyiasati Undang-undang di Kongres NasDem, Begini Reaksi Presiden Jokowi
-
Jokowi Disambut Surya Paloh di Kongres Ketiga NasDem, Anies Lebih Dulu Sampai, Begini Penampakannya!
-
Jokowi Muncul di Kongres III NasDem Malam Ini, Prabowo Disebut Menyusul: Tak Ada yang Tak Kami Undang
-
Jokowi Absen di Muktamar Partainya, PKB Bakal Baper?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI