Suara.com - Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil-Suswono resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta.
Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil (RK) mengungkapkan nama duetnya dengn Suswono akan memakai akronim Rido, bukan Rawon.
"Mohon izin, nanti secara populer nama pasangan kami ada Rido, singkatan dari Ridwan Kamil dan Suswono. Bukan Rawon, mohon dikoreksi," kata RK di Kantor KPU Jakarta, Rabu (28/8/2024).
Lebih lanjut, RK menjelaskan bahwa istilah Rido itu akan dipakai dalam alat peraga kampanye dan sosialisasi.
"Sudah disepakati itu nama formal. Nanti mungkin alat peraga, sosialisasi akan menggunakan nama itu," ujar RK
RK menyampaikan, filosofi dari Rido ialah diharapkan pasangan tersebut bisa mendapat restu dari Allah SWT untuk jadi kepala daerah terpilih.
"Filosofinya tentu kami berharap ridho Allah SWT. Memberikan ridhonya dalam niat baik kami, dalam kontestasi dengan cara yang baik," kata mantan Gubernur Jabar itu.
Pantauan Suara.com di lokasi, Ridwan Kamil dan Suswono tiba di Kantor KPU DKI Jakarta sekitar pukul 13.55 WIB. Mereka terpantau didampingi oleh para partai politik pendukung.
Perlu diketahui, saat ini baru tiga bakal pasangan calon yang sudah dipastikan akan mendaftar sebagai peserta Pilgub Jakarta.
Baca Juga: RK-Suswono Daftar KPU Diiringi Arak-arakan Budaya, Kemacetan Jalan Salemba Raya Tak Terhindarkan
Dari jalur independen ada pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana yang sudah dinyatakan lolos syarat dukungan oleh KPU DKI Jakarta.
Pasangan ini rencananya akan mendaftarkan diri ke KPU DKI Jakarta pada hari terakhir masa pendaftaran, yaitu Kamis, 29 Agustus 2024.
Selain itu, ada juga pasangan Ridwan Kamil (RK) dan Suswono didukung oleh 13 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. Pasangan RK-Suswono mendaftar pada hari kedua atau Rabu (28/8/2024) siang.
Tak hanya itu, ada juga bakal pasangan calon yang diusung oleh PDIP yaitu Purnomo Anung dan Rano Karno yang sudah mendaftar pada hari kedua.
Foto: tangkapan layar Youtube KPU Jakarta
Berita Terkait
-
'Vini, Vidi, Vici!' RK-Suswono Daftar Pilkada DKI, Jalan Salemba Disulap Jadi Pesta Rakyat
-
PDIP Nekat Majukan Pramono-Rano, Pengamat: Tidak Pasang Sendiri
-
RK-Suswono Daftar KPU Diiringi Arak-arakan Budaya, Kemacetan Jalan Salemba Raya Tak Terhindarkan
-
Diiringi Arak-arakan Budaya, Ridwan Kamil-Suswono Bakal Jalan Kaki Daftar KPU Siang Ini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?