Suara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Gedung Layanan Respirasi Ibu dan Anak RSUP Persahabatan di Jakarta. Jokowi memuji bangunan serta fasilitas layanan tersebut yang menurutnya mirip dengan hotel bintang lima.
“Saya tadi masuk ke Rumah Sakit Persahabatan yang baru, apa komentarnya? Semuanya menyampaikan seperti masuk hotel bintang 5. Bangunannya bagus, sangat bersih, arsiteknya bagus, lampunya terang benderang,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Minggu (1/9/2024).
Jokowi memastikan bahwa fasilitas untuk penanganan kesehatan ibu dan anak itu telah sangat lengkap. Sehingga, dia meminta agar masyarakat cukup berobat ke rumah sakit tersebut, daripada ke luar negeri.
“Saya kira banyak daerah yang akan merujuk kesini karena memang peralatan dan dokternya sangat mendukung kesembuhan ibu dan anak. Dan tidak perlu lagi berobat ke luar negeri, Singapur, Malaysia dan Jepang, melihat gedungnya seperti ini cukup ke RS Persahabatan,” kata Jokowi.
Layanan Respirasi Ibu dan Anak RSUP Persahabatan itu terdiri dari dua gedung setinggi 8 lantai dan 6 lantai. Jokowi mengungkap, pembangunan gedung tersebut menghabiskan anggaran hingga Rp 494 miliar.
Meski habiskan banyak dana, Jokowi mengaku tidak keberatan menggeluarkan anggaran besar asal digunakan untuk kepentingan masyarakat.
“Tapi tidak masalah kalau memang layanan ini bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat utamanya pelayanan respirasi ibu dan anak,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono juga menyampaikan bahwa gedung layanan baru tersebut mampu menampung lebih dari 200 tempat tidur serta dilengkapi dengan alat yang canggih.
Menurutnya, gedung baru tersebut akan meningkatkan kualitas layanan RSUP Persahabatan sebagai pusat respirasi nasional.
Baca Juga: Yel-yel "Terima Kasih Jokowi" Menggema di Acara Apel Kader dan Penutupan Rapimnas Partai Gerindra
“Semua ada di sini, jadi tidak perlu berobat ke luar negeri. Di sini aja,” kata Dante.
Berita Terkait
-
Yel-yel "Terima Kasih Jokowi" Menggema di Acara Apel Kader dan Penutupan Rapimnas Partai Gerindra
-
CEK FAKTA: MK dan PDIP Sepakati Pemakzulan Jokowi
-
Muncul Jadi Background Video Anies, Tongkat Pangeran Diponegoro Sekarang Ada di Mana?
-
CEK FAKTA: Massa Duduki Istana dan Lengserkan Jokowi
-
Anies Baswedan Bersyukur Ditakdirkan 'Tikung' Jokowi Terima Tongkat Pusaka Pangeran Diponegoro dari Belanda
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
Terkini
-
Pesawat Tanker KC-135 Milik AS Jatuh Saat Operasi Militer di Iran
-
Rudal-rudal Iran Masih Menghantui, Trump dan Netanyahu Terpojok Skandal Dalam Negeri
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut Sekarang: Tak Ingin Terburu-buru dan Tunggu Bukti
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Hampir 1 dari 10 Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Mental, Apa Penyebabnya?
-
Praperadilan Direktur PT WKM, Ahli: Seorang Tersangka Harus Dipenuhi Haknya Meski Masih Penyidikan
-
KPK Ungkap Akal-akalan Gus Yaqut Bagi Kuota Haji Tambahan 50:50 Persen