Suara.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta bersiap mengantisipasi potensi penularan penyakit cacar monyet atau Mpox di Jakarta. Ia memastikan fasilitas kesehatan untuk menanggulangi Mpox sudah disiapkan.
Kepala Dinkes DKI Ani Ruspitawati mengatakan pihaknya sudah menyiapkan penanggulangan bagi pasien Mpox di Jakarta melalui seluruh Puskesmas yang ada. Tenaga kesehatan juga disebutnya telah diedukasi untuk menangani pasien Mpox.
"Semua faskes kita siap (menangani Mpox). Teman-teman Puskesmas juga sangat siap insyallah nakes puskes sangat terlatih mengenali gejalannya sejak dini, dan rs siap untuk memberikan pelayanan dan isolasi," ujar Ani di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/9/2024).
Ani mengatakan, penanganan Mpox tergantung dengan gejala yang dialami pasien. Jika tidak terlalu parah maka tak perlu dilakukan rawat inap.
"Kalau tidak parah isolasi mandiri bisa, tapi kalau mau isolasi di Rumah Sakit kami siap sesuai kondisi pasiennya," jelasnya.
Sejauh ini, sejak tahun lalu Mpox masuk ke Jakarta, pihaknya sudah melakukan vaksinasi terhadap kontak erat dari pasien. Sejak Februari 2024 belum pernah ada laporan penambahan kasus.
"Kalau kasus positif tidak ada penambahan ya untuk tahun 2024 sampai sekarang kita masih 11 (kasus), sembklan orang DKI dan dya dari luar DKI, dan 11 itu kondisi sudah sembuh semua," ucapnya.
"Dari Februari sampai sekarang belum ada yang positif, emang ada beberapa suspek yang masuk dan masuk ke rumah sakit di isolasi dan cek, akhirnya dipastikan bukan Mpox," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pakar FKUI Ungkap Penyebab Infeksi Mpox Mudah Menular Pada Anak, Mulai Terjadi Di Afrika
-
Darurat Cacar Monyet, Berikut Gejala dan Cara Pencegahannya
-
Tinjau Kesiapan Keamanan KTT IAF Di Bali, Kapolri Siagakan Satgasus Antisipasi Penyebaran Mpox
-
Mitos Penderita Cacar, Benarkah Dilarang Mandi?
-
Cara Cegah Cacar Monyet, Wajib Hidup Bersih!
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem
-
Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju
-
Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan
-
Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data
-
Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo
-
Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber
-
MBG Tak Boleh Anti Kritik, APPMBGI Usul BGN Bentuk Tim Independen Awasi Program