Suara.com - Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Luluk Nur Hamidah kini menjadi bakal calon Gubernur Jawa Timur.
Dirinya ditunjuk langsung oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau kerap dikenal sebagai Cak Imin.
Semuanya yang sudah dipikirkan matang-matang oleh cak Imin, terkesan menjadi keputusan yang mendadak, pasalnya Luluk mengaku tak mengetahui sebelumnya.
“Saya kaget, karena memang baru pulang dari DPR saya pulang jam 12, lalu pulang mandi dan sholat. Udah habis itu sliyer-sliyer, bener-bener tertidur sebentar,” cerita Luluk, dikutip dari Kanal Youtube Najwa Shihab, Kamis (5/9/24).
Luluk mengatakan bahwa dirinya mendapat telfon dari Cak Imin dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB. Dering telfon dini hari itu sontak membuatnya kaget, perihal perintah penting apa yang akan disampaikan.
“Jadi jam setengah 3 saya lihat itu ada telfon dari Cak Imin, saya bilang waduh ada apa ini, ditelfon dini hari gini,” ujarnya.
“Itu satu hari sebelum pendaftaran, jadi tanggal 28 Agustus, dia bilang gini “Luluk bismillah kamu maju di Jawa Timur Pilgub, kamu calon Gubernur,” katanya menirukan perintah Cak Imin.
Meskipun sebelumnya tidak diberi aba-aba sama sekali, namun Luluk merasa yakin dirinya bisa menjalankan perintah sang ketua.
“Ya udah bismillah, ada penugasan, saya sih tidak ragu,” ucapnya.
Baca Juga: Pamit jadi Mensos usai Maju Nyagub di Jatim, Risma Minta Maaf ke DPR: Kadang Saya Suka Ngeyel
“Saya ini kader yang ditempa, jadi sejak usia muda sudah siap dengan semua tantangan yang ada,” tambahnya.
Luluk dengan percaya diri mengatakan bahwa Cak Imin tidak mungkin memilih seseorang tanpa memikirkan secara matang-matang.
“Saya nggak tanya pertimbangan, karena Cak Imin tidak salah membuat pilihan, saya yakin ya, seorang ketua umum, Ketika menelpon jam 02.30 pagi, itu kan nggak mungkin nglindur kan, lalu tiba-tiba iseng nelfon saya untuk maju di Pilkada Jatim, sebuah provinsi yang sangat besar,” tegasnya.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua