Suara.com - Pihak Sekretariat DPRD DKI tak mau ambil pusing jika ada anggota dewan yang menggadaikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan dewan. Ia menganggap hal itu sebagai urusan pribadi.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD DKI, Augustinus enggan mengomentari lebih jauh soal ramainya penggadaian SK anggota dewan yang dilantik. Apabila ada yang melakukannya, ia meminta hal ini ditanyakan kepada yang bersangkutan.
"Untuk Anggota dewan menggadaikan SK-nya. Bisa langsung contact anggota Dewannya. Karena itu sifatnya pribadi kami tidak punya kewenangan yang sifatnya pribadi," ujar Augustinus kepada wartawan, Jumat (6/9/2024).
Selain itu, Augustinus juga menyebut anggota dewan yang menggadaikan SK tak perlu melapor ke pihak sekretariat.
"Itu pribadi dewan dengan pihak bank," ucapnya.
Viral
Sebelumnya, sejumlah anggota calon legislatif (caleg) terpilih disebut-sebut kompak menggadaikan surat keputusan (SK) ke bank setelah resmi dilantik menjadi anggota DPRD Kabupaten Subang, Jawa Barat periode 2024-2029. Fenomena 'wakil rakyat' ramai-ramai menggandai SK setelah menjadi anggota DPRD itu viral di media sosial.
Dilihat dari potongan video yang ikut dibagikan akun Instagram @kepoin_trending, tampak puluhan anggota dewan berjalan berbaris dengan mengenakan jas warna hitam dilengkapi dasi serta peci saat mengikuti acara pelantikan sebagai anggota DPDD Kabupaten Subang.
Disebutkan jika pinjaman yang diajukan para Anggota DPRD Subang itu bervariasi, mulai dari ratusan juta rupiah hingga Rp1 miliar.
Soal SK yang digadaikan oleh sejumlah anggota DPRD terpilih diakui oleh Sekretaris DPRD Subang, Ujang Sutrisna mengaku sudah menerima permohonan dari sejumlah anggota DPRD yang menggadaikan SK pengangkatannya ke bank.
"Kalau yang ke saya itu setelah mereka ini, artinya mungkin di bawah 10 lah, kurang lebih. Sisanya masih banyak. Dan itu juga kan nanti kami akan serahkan SK-nya itu," ujar Ujang dalam unggahan video dikutip Suara.com pada Jumat (6/9/2024).
Unggahan video soal berita gadai SK anggota DPRD Subang lantas menjadi sorotan netizen hingga dihujani beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen menyindir atas ulah anggota DPRD yang gadaikan SK setelah berhasik terpilih menjadi 'wakil rakyat' di parlemen.
Berita Terkait
-
Soroti Fenomena Anggota DPRD Gadai SK usai Dilantik, Sosiolog: Pembusukan Demokrasi di Level Paling Rendah
-
Heboh Anggota DPRD Subang Kompak Gadai SK ke Bank usai Dilantik: Bayar Utang atau Balikin Modal Nyaleg?
-
Maki-maki buat Shock Therapy, Silfester Matutina Kini Ancam Rocky Gerung: Saya Janji Kejar Orang Itu sampai Lubang Tikus
-
Curhatan Prasetyo Edi Ketua DPRD DKI 2 Periode yang Pimpin Rapat Paripurna Terakhir: Percik-Percik Kecil itu Biasa
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
Terkini
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!