Suara.com - Bakal calon gubernur (Bacagub) Jakarta, Ridwan Kamil (RK) lagi-lagi menjadi sorotan netizen. Setelah jejak digitalnya soal cuitan-cuitan lawas di platfrom X jadi omongan, kekinian RK kembali disorot setelah mengumbar janji akan memberikan uang Rp200 juta tiap RW jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Jakarta.
Dalam video yang dibagikan akun X, @BebySoSweet pada Jumat (7/9/2024), tampak seorang pria yang mengenakan jersey timnas sepak bola Indonesia mengkritik soal janji RK soal duit ratusan juta rupiah yang akan dibagikan tiap RW di Jakarta.
Pria dalam video berdurasi satu menit itu turut menyinggung nama Mulyono yang diduga adalah Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengkritik soal janji RK. Bahkan, pria tersebut menyebut jika Ridwan Kamil mencoba untuk mengibuli warga Jakarta.
Pasalnya, pria ber-jersey squad Garuda itu turut menampilkan hasil tangkapan layar terkait berita lawas yang dimuat salah satu media online berjudul: "Ridwan Kamil Bohong, Janjikan Rp100 Juta untuk Tiap RW".
Diketahui, soal janji uang Rp100 juta untuk tiap RW itu diumbar saat Ridwan Kamil saat maju menjadi Wali Kota Bandung pada 2013 silam.
"Guys liat nih kelakuan bonekanya Mulyono, pengen ngasih Rp200 juta tiap RW di Jakarta. Dia ini lagi pengen ngeboongin warga Jakarta, seperti dia boongin warga Bandung tahun 2013," ucapnya dikutip Suara.com pada Minggu (8/9/2024).
Pria itu juga coba menghitung-hitung soal janji RK yang bakal membagi-bagikan uang Rp200 juta kepada tiap RW di Jakarta. Dari hasil hitungannya itu dari jumlah RW di Jakarta yang mencapai 2.752, dana yang mesti digelontorkan terkait janji RK bisa mencapai Rp6,6 triliun per tahunnya.
Namun, pria itu meragukan jika nantinya janji RK yang ingin membagikan uang Rp200 per RW di Jakarta bisa terwujud. Sebab, kata dia, keuangan Pemprov DKI Jakarta pada 2023 lalu defisit sebesar Rp5 triliun.
"Dia tahu gak sih jumlah RW di Jakarta itu ada sekitar 2.752. Kalau Rp200 juta dikali 2.752 RW, Pemprov DKI itu harus ngeluarin duit sekitar Rp550 miliar per bulan. Terus kalau dikali setahun itu sekitar 6,6 triliun rupiah, sedangkan APBD DKI Jakarta itu defisit Rp5 triliun tahun 2023," ujarnya.
Lantaran dianggap mustahil, dia pun mewanti-wanti agar RK jangan berani-berani membohongi warga Jakarta soal janji kampanye sebagai bacagub. Di akhir potongan video tersebut, pria itu juga mengingatkan soal pertanggunjawaban di akhirat hingga dan lagi-lagi menyebut nama Mulyono yang diketahui panggilan Jokowi semasa kecil.
"Terus lo mau nombok dari mane buat bayar pak RW, Rp6,6 triliun, m****t. Jangan dah lo bohongin warga Jakarta. Kita udah capek diboongin sama Mulyono, inget dosa di akhirat," ujarnya.
Video pria ber-jersey timnas Indonesia yang menguliti soal janji RK terkait uang Rp200 juta untuk tiap RW di Jakarta turut menjadi sorotan netizen. Bahkan, banyak netizen termasuk pemilik akun X bercentang biru ikutan menyindir soal janji RK tersebut karena dianggap tidak mungkin terealisasi.
"Bener, kalo bikin janji yang realistis aja deh, kalo terlalu muluk muluk ntar bakalan masyarakatnya yang ditipu," sindir akun X @Generasiosing.
"Duitnya dari daun," celetuk akun @mikuroQ disertai emoji tertawa.
"Jilatannya terlalu keliatan juga," timpal akun @Yuureikunkun.
Berita Terkait
-
Paslon Elektabilitas Tinggi Bukan Jaminan, tetap Bisa Keok di Jakarta, Hensat: Ahok di 2017 Tumbang sama Anies
-
Kritik Janji Ridwan Kamil Beri Rp100 Juta ke Setiap RW jika Menang Pilkada, Pengamat: Ketinggalan Zaman, Nggak Pas...
-
Jadi Ketua Tim Pemenangan, Rano Karno Bongkar Skill Cak Lontong di Dunia Politik: Jangan Underestimate!
-
Incar Suara 'Anak Abah' di Jakarta, PKS Rela jadi Mediator Agar RK Bertemu Anies
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran