Suara.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Basuki Tjahja Purnama alias Ahok mengatakan jika Pramono Anung menjadi Gubernur Jakarta, maka akan lebih baik dari pada dirinya. Menurutnya, kepemimpinan Pramono akan jauh lebih lembut dari pada dirinya.
Awalnya Ahok menyampaikan, jika siapa pun yang akan menjadi Gubernur Jakarta nanti harus bisa melayani lebih warganya. Ia meyakini jika sosok Pramono bisa.
"Dia bisa lah. Beliau lama di politik kok. Saya kenal beliau lama. Kalau saya sangat yakin Pak Pramono itu bisa kerjakan. Dan bahkan akan lebih soft dari pada saya," kata Ahok di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2024).
"Kalau saya ini diledekin teman-teman, kamu kalau ada badan mandor nasional, lu cocok katanya hehe," sambungnya.
Menurutnya, kepemimpinan Pramono akan lebih halus dan bisa menahan emosi dibandingkan dirinya.
"Nah kalau Pak Pramono ini, dia kerjakan semua kita sampaikan, dan dia lebih halus. Dan orangnya bisa, kalau saya kan kalau saya kesel, aku keluar nih marahnya nih. Nah kalau Pak Pramono itu dia bisa, yaudah, saya kira jauh lebih baik. Akan jauh lebih sejuk Jakarta dengan Pak Pramono," ujarnya.
Soal elektabilitas, kata dia, tak akan perkara yang mudah. Apalagi, menurutnya, sekarang media sosial bisa dimanfaatkan.
"Dulu waktu saya sama Pak Jokowi juga rendah sekali dibandingkan dengan Pak Fauzi Bowo. Jauh banget. Pak Fauzi Bowo itu menang telak. Tapi kan Jakarta kan abis zaman sekarang, medsos gitu gampang ya. Orang langsung pengen cari tahu siapa sih Pak Pramono. Dan sekarang nggak bisa bohong," ujarnya.
"Semua jejak digital nggak bisa bohong. Kita bilang ngomong apa, keluarga kita gimana, semua keluar. Jadi saya yakin, kontribusi saya ya tentu, kadang-kadang kita diskusi sama Pak Pram lewat WA atau ngomong, nanti kita akan, saya kan sampaikan juga beberapa relawan, kita ingin bonding. Ini ibu Megawati ingin melakukan. Jadi rakyat itu harus merasa ada yang ngurusin gitu," sambungnya.
Baca Juga: "Ditahan" jadi Menseskab Meski Sudah Resign, Pramono Anung Curhat Dapat Tugas dari Jokowi, Apa Itu?
Berita Terkait
-
Usai Sang Rival RK, Pramono juga Mau Temui JK Malam Ini: Minta Wejangan soal Pilkada Jakarta
-
Cuitan Seksis Ridwan Kamil Dan Pramono Viral Dikuliti Netizen, Akademisi UI: Itu Diskriminasi Terhadap Perempuan
-
"Ditahan" jadi Menseskab Meski Sudah Resign, Pramono Anung Curhat Dapat Tugas dari Jokowi, Apa Itu?
-
RK Umbar Janji Bakal Kasih Tiap RW Ratusan Juta, Ahok: Pak Pramono Semua Akan Lakukan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus
-
Wacana Penderita TBC Jadi Penerima MBG Ditolak DPR, Dinilai Berpotensi Sebarkan Penyakit
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
DPR Ungkap Dana Transfer Daerah 2027 Disunat Rp300 Triliun, Gaji PPPK Terancam Macet
-
Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat