"Waktu awal-awal sosialisasi kepada masyarakat saya betul-betul kaget, orang udah lupa sama saya karena sudah hampir 10 tahun lah nggak pernah mau tampil di publik," kata Pramono..
"Tapi sekarang, hari ini karena saya muncul terus di ruang publik, di TV, di podcats, radio, juga mulai pasang bilboard dan sebagainya, sekarang orang udah mulai kenal dan orang yakin bahwa saya ini memang tipe pekerja keras," sambung Pramono.
Bukan hanya tidak dikenal oleh warga Jakarta secara umum, nama Pramono bahkan tidak bertengger di hasil-hasil survei elektabilitas kandidat bakal calon gubernur Jakarta. Pramono mengaku memang dari awal dirinya tidak pernah ada niat dan keinginan untuk mencalonkan.
Diketahui pencalonan Pramono bersama Rano memang atas perintah PDI Perjuangan lewat Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri.
Walau namanya tidak pernah muncul di survei elektabilitas kandidat bakal cagub Jakarta, Pramono optimis akam ada perubahan hasil pada survei mendatang. Ia memperkirakan dua pekan ke depan survei akan memperlihatkan hasil sangat berbeda.
"Saya nggak ada karena memang keinginannya juga nggak ada. Tapi saya selalu mengambil kerja keras maka dengan kerja keras saya yakin lah masyrakat Jakarta terutama Gen Z akan iba, kok ada orang bekerja keras untuk memperbaiki Jakarta," kata Pramono.
Melalui kerja kerasnya, Pramono meyakini namanya bakal dilirik oleh kalangan Gen Z yang akan menjadi pemilih dalam Pilkada Jakarta 2024. Keyakinan itu tidak asal ucap, melainkan didasarkan terhadap hasil survei yang dilakukan oleh tim Pramono-Rano.
"Ya pertama saya punya anak yang Gen Z, yang kedua saya melakukan survei terhadap Gen Z. Jadi mereka ini sekarang ini membutuhkan pemimpin yang mempunyai integritas tapi yang nomor satunya adalah yang punya pengalaman," kata Pramono.
Segudang rekam jejak dan karier politik Pramono mulai dari legislatif hingga di eksekutof menjadi modal untuk menarik Gen Z agar memberikam dukungannya kepada Pramono-Rano.
Baca Juga: Tak Sudi Diremehkan Kubu Rival, Pramono Anung: Begitu Saya Turun Sehari 11 Titik, Kaget Semua
"Dan itu kenapa suara saya di Gen Z tiba-tiba naik tinggi karena mereka melihat pengalaman panjang saya sebagai orang yang pernah menjadi pimpinan DPR, Sekretaris Presiden, sekarang jadi Menteri Sekretaris Kabinet, dua periode lagi, dan selama saya memimpin praktis hampir tidak ada gejolak," kata Pramono.
"Rupanya ini yang menjadi daya tarik bagi Gen Z untuk melihat saya karena survei itu kami lakukan, kami lihat, dan kami juga pasti akan memperdalam itu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Rano Karno Sambangi Kediaman Guntur Soekarnoputra: Kamu Kurusan
-
Disentil soal Solusi Banjir Jakarta, Cawagub Rano Karno: Nggak Perlu Umbar Janji
-
Dirasa Lebih Halus dari Dirinya, Ahok Prediksi Jakarta Jadi Sejuk dengan Pramono Sebagai Gubernur
-
Tak Sudi Diremehkan Kubu Rival, Pramono Anung: Begitu Saya Turun Sehari 11 Titik, Kaget Semua
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem