Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep disebut sedang menyambangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kehadiran Kaesang di kantor lembaga antirasuah guna melakukan sejumlah klarifikasi. Hal ini diketahui berdasarkan informasi yang diperoleh awak media.
Tetapi dari informasi beredar, tidak disebutkan dengan rinci apa yang akan diklarifikasi oleh Kaesang kepada KPK.
Informasi tersebut menyebutkan bahwa Kaesang akan memberikan klarifikasi atas sejumlah hal.
"Mas Ketum Kaesang saat ini sedang di kantor KPK. Secara proaktif, Mas Ketum memberikan klarifikasi atas sejumlah hal," kata saalah satu politikus PSI.
Sementara diketahui ramai dorongan dari publik agar Kaesang melakukan klarifikasi ke KPK usai ada dugaan penggunaan jet pribadi saat lawatan bersama istrinya, Erina Gudono ke Amerik Serikat.
Kata KPK
Sebelumnya Ketua sementara KPK, Nawawi Pomolango, menegaskan bahwa laporan dugaan gratifikasi terkait penggunaan jet pribadi oleh Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep dan Wali Kota Medan Bobby Nasution tetap dalam proses penyelidikan.
Nawawi menjelaskan bahwa penanganan perkara telah dialihkan dari Direktorat Gratifikasi ke Direktorat Penerimaan Layanan Pengaduan Masyarakat (PLPM) untuk memastikan proses sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, bukan dihentikan.
Baca Juga: Adu Harga Sandal Branded Kaesang dan Erina yang Jadi Bahan Omongan, Punya Siapa Lebih Mahal?
"Kita hanya mengalihkan penanganan kepada direktorat yang sudah memiliki SOP dalam menangani kasus ini, bukan menghentikan penanganan," kata Nawawi di Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/9/2024).
Berita Terkait
-
Komentar Kaesang Soal Gibran Mengudeta Prabowo di 2029 Jadi Sorotan
-
Cek Fakta: Resmi Bersalah, 2 Putra Jokowi Divonis Penjara
-
Adu Harga Sandal Branded Kaesang dan Erina yang Jadi Bahan Omongan, Punya Siapa Lebih Mahal?
-
Fatia Maulidiyanti Kritik Tajam Pembelaan Menkominfo Soal Erina Naik Jet Pribadi: Lihat Kondisi Ibu Hamil di Stasiun!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!