Suara.com - Kinerja dan inovasi Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) dalam membangun jejaring mendapat apresiasi dari Ketua PP Muhammadiyah Bidang Sosial dan Kesehatan, Agus Taufiqurahman.
“MPKS telah menunjukkan komitmennya untuk memperkuat layanan sosial, terutama dalam pengelolaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan pemberdayaan sumber daya kesejahteraan sosial,” ujar Agus saat menutup Rakerpim MPKS di Balai SKA RC Kemensos Tawangmangu, Senin (16/9/2024).
Sekretaris Steering Committee Rakerpim, St Masyita Rahma, melaporkan sejumlah hasil penting yang dicapai MPKS, selama 2 tahu terakhir. Seperti program pemberdayaan sosial kepada 200 lebih LKSA. Bantuan yatim piatu secara rutin kepada 6500 anak asuh Muhammadiyah Aisyiyah, akreditasi bagi 214 LKSA, sertifikasi bagi 200 lebih pengasuh LKSA, pemberian bantu disabilitas kepada 1250 lebih penerima manfaat yang tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, Sukabumi, Karawang, Padang, Yogyakarta dan Mataram.
Di samping itu platform COMMA yang bekerjasama dengan kitabisacom telah mampu menggalang dana lebih dari Rp250 juta yang telah disalurkan kepada penerima manfaat.
“Insha Allah program ini akan terus dilanjutkan agar makin banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh penerima manfaat”, ujar Ita menambahkan.
Untuk mendukung optimalisasi kinerja MPKS, Agus Taufiqurahman setuju untuk melakukan penambahan dan penyegaran pengurus, apalagi sekarang memiliki ruang kantor baru yang representatif.
“Sehingga program-program MPKS dapat berjalan dengan efektif. Maka dengan mengucapkan Alhamdulillahirobil alamiiin, Rakerpim saya nyatakan ditutup” ujar Agus.
Berita Terkait
-
Lini Bisnis Niaga dan Transmisi Gas Dongkrak 73% Pendapatan PGAS
-
Kemenag Pastikan Transparansi Layanan Haji 2024: Proses Pengadaan Diawasi Ketat Itjen dan BPK
-
Tips Menjaga M-Banking di Handphone
-
Usai Temui Bang Yos, RK Mau Perluasan Layanan Transjakarta hingga ke Daerah Penyangga Jakarta
-
Iklim Kompetitif Dinilai Penting, Mendagri Minta Kepala Daerah Dorong Peningkatan Kinerja
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!
-
21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan
-
Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas
-
Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!
-
Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!
-
3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?