Suara.com - Aksi seorang pemotor pria menjadi sorotan netizen saat ditilang oleh aparat kepolisian. Sebab, pria tersebut berlagak kesurupan di depan polisi.
Tingkah laku pemotor itu viral setelah video yang merekam aksinya beredar di dunia maya, salah satunya dibagikan ulang oleh akun Instagram @folklmg.news.
Dilihat Suara.com pada Kamis (19/9/2024), tubuh pria tersebut tiba-tiba tampak seperti kaku seperti robot. Sembari masih menenteng helmnya, pria itu mendadak menggeram sambil berjalan seperti "robocop" saat dirinya ditilang oleh polisi.
"Pemotor ini diduga kerasukan Robocop saat kena tilang petugas. Dalam video tersebut pengendara nampak melakukan gerakan gerakan seperti robocop," demikian keterangan akun yang mengunggah video itu.
Meski ada yang aneh dari gerakan tubuh pria itu, seorang anggota polisi tetap saja tidak menggubrisnya dan tetap memberikan surat tilang karena dianggap melanggar lalu lintas.
Sementara, dua pria lainnya diduga rekan dari pemotor itu tampak berusaha menenangkan pria yang mendadak menjadi "robocop" saat ditilang oleh polisi.
Sontak unggahan video itu ramai menjadi perbincangan netizen. Banyak netizen yang tertawa ngakak melihat tingkah pemotor pria yang diduga pura-pura kesurupan saat ditilang oleh petugas. Bahkan, ada yang menganggap pria itu telah mempermalukan dirinya sendiri karena berlagak seperti "robocop."
"Malah mempermalukan diri sendiri, lebih baik pura2 pingsan aja pak," tulis salah satu netizen disertai emoji tertawa.
"Kelakuan warga +62," timpal yang lain ikut cekikikan.
Baca Juga: Awalnya Dicurigai Fedi Nuril, Jubir Kaesang Disebut Bikin Wawancara Fiktif: Cebokan Lo Gak Berhasil
"Lengah dikit kesurupan robocop," celetuk netizen lainnya lagi.
Sementara, peristiwa pria yang diduga kesurupan "robocop" ketika ditilang polisi terjadi di kawasan Lamongan, Jawa Timur.
"Wong (orang) Lamongan unik-unik wkwkwk. Sesok (besok) kesurupan ultraman.. ninuninu," tambah yang lain.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Warga Turunkan Baliho "Terima Kasih Pak Jokowi", Netizen Nyeletuk: Dah Biasa Drama Begini
-
Polisi Peras Pemuda Rp50 Juta Modus Iming-iming Kerja di PT KAI, Bripda Wahyu Kini Ditahan Kasus Penipuan
-
Tragis! Anak Menteri Radinal Mochtar Tewas saat Rumah Dieksekusi, Polisi: Kami Bantu Beliau saat Sesak Napas
-
Langgar UU Pers, ISESS Kecam Aksi Kapolda Sulsel Andi Rian Djajadi Intimidasi Wartawan: Kapolri Harus Kasih Teguran!
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Drama Tas Berisi Rp23 Juta Tertinggal di Rest Area KM 116 A Tol Bakter, Pemilik Sempat Panik
-
Prabowo Dorong Percepatan Program Perumahan untuk Atasi Ketimpangan Sosial
-
Amnesty International Soroti Pernyataan Prabowo soal Pengamat, Ingatkan Bahaya Label Tidak Patriotik
-
Dukung Rencana Penghematan Prabowo, Legislator Golkar: Potong Gaji Pejabat Harus Terukur-Transparan
-
Hamas Kirim Pesan ke Mojtaba Khamenei, Serukan Kemenangan atas Musuh-musuh Islam
-
Penumpang Terminal Jombor Naik 10 Persen Jelang Lebaran, Tiket Bus Sumatera Ludes
-
Mudik Tenang Cegah Kebakaran, Ini yang Wajib Dilakukan Sebelum Mengunci Pintu Rumah
-
Dituduh Daily Mail Punya Rumah Mewah di London, Motjaba Khamenei Tinggal di Kontrakan
-
Di Tengah Hiruk Pikuk Pasar Senen, Hiburan Musik Jalanan Hibur Para Pemudik
-
Penumpang KA dari Jakarta Tembus 50 Ribu Orang per Hari, Puncak Arus Balik Diprediksi 24 Maret