Suara.com - Youtuber Windah Basudara ketiban apes saat sedang asyik main game Water Delivery sembari live streaming alias siaran langsung. Pasalnya, rumah pria bernama asli Brando Franco Windah mengalami kebakaran.
Peristiwa kebakaran yang diduga menimpa bangunan rumah di sekitar kediaman Windah Basudara pun viral setelah sejumlah potongan video beredar di media sosial.
Dilihat Suara.com dari unggahan akun Instagram @mood.jakarta pada Jumat (20/9/2024), Windah awalnya tampak sedang fokus bermain game sembari live streaming. Namun, tiba-tiba terdengar suara wanita memanggilnya hingga akhirnya Windah mendadak menyetop siaran langsungnya itu.
Akun tersebut juga mengunggah video lain yang menampilkan Windah Basudara di kerumunan warga saat terjadi sebuah kebakaran besar. Tampak, kobaran api dan kepulan asap membubung ke udara.
Di slide terakhir unggahan video, Windah Basurada tampak dalam kondisi selamat saat terjadi peristiwa kebakaran di sekitar kediamannya. Dalam video itu, pria yang merekam kejadian kebakaraan itu pun juga memastikan soal kondisi Windah Basudara.
"Bang Windah juga aman kan? tanya perekam video.
"Aman-aman," timpal Windah Basudara sembari menunjukkan jari jempolnya.
"Mantab bang," balas pria tersebut.
Berdasar narasi unggahan video itu, disebutkan jika peristiwa kebakaran itu terjadi di sekitar kediaman Windah Basudara di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Kamis (19/9/2024) kemarin.
Sontak peristiwa kebakaran saat Windah Basudara live streaming pun ramai disorot netizen hingga dibanjiri beragam komentar. Namun, kebanyakan netizen menganggap jika kejadian kebakaran itu bukan gimik Windah Basudara. Bahkan, ada netizen yang juga menjelaskan soal peristiwa kebakaran tersebut.
"Pasti viwers ngiranya itu gimik, karena biasanya beliau kebanyakan gimik buat ninja (end live stream) in viewers," tulis salah satu netizen.
"Kali ini bukan gimmick ya adek adek, moga gak ada korban jiwa," timpal yang lain.
"Kebetulan deket rumah neh, yang kebakaran itu PT Penta Prima ADV," sahut netizen lainnya lagi.
Berita Terkait
-
4 Rumah di Klender Jaktim Ludes Terbakar, Pemicunya Gegara Colokan Listrik Numpuk
-
Derita Warga Tanah Merah Korban Tragedi Depo Plumpang Terbayar usai Menang Gugatan, Pertamina Wajib Ganti Rugi Segini!
-
Nasib Korban Kebakaran di Manggarai Terkatung-katung, Heru Budi Curhat Dicueki PT KAI
-
Betah tapi Gelisah, Begini Curhatan Korban Kebakaran Manggarai usai Pindah ke Rusun Pasar Rumput
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM