Sesaat setelah itu, petugas polisi menunjukkan gambar IS. Gambar yang ditampilkan oleh polisi memperlihatkan kondisi IS seperti saat ditangkap.
Tampak tersangka hanya mengenakan celana pendek bewarna hijau dan bertelanjang dada. Terlihat pula tangan IS yang diborgol dengan wajah babak belur akibat bogem mentah warga.
3. Nagku bunuh dan perkosa gadis penjual gorengan
Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol telah mengungkap hasil pemeriksaan sementara petugas, IS mengaku membunuh dan memerkosa Nia, gadis penjual gorengan. Kendati demikian, Faisol menjelaskan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap IS dan meminta keterangan dari para saksi yang sebelumnya juga sudah dimintai keterangan.
"Malam ini kami intensif melakukan pemeriksaan kepada tersangka, kami langsung BAP (berita acara pemeriksaan), dan pemeriksaan intensif juga kepada saksi-saksi yang sebelumnya kita periksa itu bisa memadukan keterangan dari para saks," ujar Faisol dikutip Jumat Sore.
4. Polisi masih dalami motif IS
Pada kesempatan yang sama, Faisol mengatakan pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan secara seksama untuk menggali motif IS membunuh dan memerkosa korban.
"Motifnya kami masih dalami. Tim lagi bekerja untuk melakukan intensif pemeriksaan. Termasuk modusnya," ungkap Faisol.
5. Melakukan Aksi Seorang Diri
Baca Juga: Detik-Detik Mencekam, Tersangka Pembunuh Nia Penjual Gorengan Dikepung Polisi di Loteng Rumah Warga
Sari keterangan awal, IS mengaku melakukan pemerkosaan dan pembunuhan kepada Nia seorang diri. Keterangan tersebut masih akan dikembangkan oleh polisi.
"Keterangan awal tersangka melakukan aksi ini seorang diri. Namun keterangan ini masih kami dalami," tegasnya.
Atas perbuatannya itu. tersangka terancam pasal berlapis tentang pembunuhan dan pemerkosaan.
Demikian kronologi penangkapan pembunuh Nia. Kasus ini masih diselidiki dan didalami polisi untuk menguak motif pelaku yang sebenarnya dan kemungkinan adanya tersangka baru yang membantu IS sembunyi.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Sadisnya Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Sumbar: Disekap, Diikat, Diseret hingga Diperkosa Saat Tak Sadarkan Diri!
-
Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan, DPRD Sumbar: Agar Kepercayaan Publik Menguat
-
Detik-detik Penangkapan Indra Septiarman Tersangka Pembunuh Gadis Penjual Gorengan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Lobi Prabowo ke Putin Berhasil Amankan Pasokan BBM, Eddy Soeparno: Indonesia Masuk Zona Aman
-
Iran Perketat Aturan Selat Hormuz Hadapi Blokade AS di Teluk Persia
-
Polemik Ijazah Jokowi Kembali Ramai usai Nama JK Disebut, Pengamat Soroti Perang Narasi
-
Dinkes Catat Lonjakan Kasus ISPA: Waspadai Biaya Tersembunyi di Balik Batuk yang Tak Tertangani
-
Senjata Makan Tuan Blokade AS di Selat Hormuz, Awas China Bisa Ngamuk
-
Gus Lilur Kritik "Gus-Gus Nanggung" yang Peralat NU Demi Kepentingan Kekuasaan
-
Ada Transfer Teknologi Alutsista? Ini 5 Fakta Kemitraan Indonesia dan Departemen Urusan Perang AS
-
Napi Koruptor Nikel Supriadi Kepergok Santai di Ruang VVIP Coffee Shop, Ditjenpas Periksa Kalapas!
-
Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut
-
Omzet Miliaran! Bareskrim Bongkar Jaringan Gas N2O Whip Pink di 12 Kota