"Seluruh unit ditarik dari pertempuran sebagai akibat dari kegiatan yang dilakukan pada awal minggu di mana banyak teroris terluka."
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel bertindak untuk mengubah keseimbangan keamanan di utara.
Hizbullah, yang telah saling tembak hampir setiap hari dengan Israel untuk mendukung Hamas, mengatakan pihaknya berada dalam fase baru konfrontasi.
Kelompok itu mengatakan pihaknya meluncurkan roket ke lokasi militer Israel di dekat Haifa dan dua pangkalan sebagai balasan atas serangan Israel di selatan dan Bekaa.
Serangan itu terjadi setelah serangan Israel di Beirut selatan pada hari Jumat menewaskan komandan pasukan elit Radwan, Ibrahim Aqil, dan ledakan perangkat komunikasi terkoordinasi yang menurut Hizbullah dilakukan Israel menewaskan 39 orang dan melukai hampir 3.000 orang pada hari Selasa dan Rabu.
Sejak pertukaran lintas batas antara Israel dan Hizbullah dimulai pada bulan Oktober, puluhan ribu orang di kedua belah pihak telah meninggalkan rumah mereka.
Seorang pejabat militer Israel, yang tidak dapat diidentifikasi lebih lanjut berdasarkan peraturan militer, mengatakan operasi itu bertujuan untuk mengurangi ancaman dari Hizbullah, mendorong mereka kembali dari perbatasan, dan kemudian menghancurkan infrastruktur.
Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa dan kekuatan dunia untuk menghalangi apa yang disebutnya sebagai rencana Israel yang bertujuan untuk menghancurkan desa-desa dan kota-kota Lebanon.
Kepala urusan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell memperingatkan bahwa Israel dan Hizbullah "hampir dalam perang besar-besaran", menjelang pertemuan para pemimpin dunia di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Baca Juga: Serangan Udara Israel Hantam Pemukiman Timur Lebanon
Presiden AS Joe Biden, yang negaranya merupakan sekutu utama dan pemasok senjata Israel, mengatakan negaranya berusaha untuk meredakan ketegangan dengan cara yang memungkinkan orang-orang untuk kembali ke rumah dengan aman.
Pentagon mengatakan pihaknya mengirim sejumlah kecil personel militer AS tambahan ke Timur Tengah setelah ribuan orang dikerahkan sebelumnya bersama kapal perang, jet tempur, dan sistem pertahanan udara.
Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim di Majelis Umum PBB, mengatakan bahwa Washington menentang invasi darat Israel yang menargetkan Hizbullah dan memiliki "gagasan konkret" tentang cara meredakan krisis.
Kepala PBB Antonio Guterres sangat khawatir dengan jatuhnya korban sipil di Lebanon, kata juru bicaranya.
Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon selatan memperingatkan "setiap eskalasi lebih lanjut dari situasi berbahaya ini dapat memiliki konsekuensi yang luas dan menghancurkan".
Qatar, mediator dalam perundingan gencatan senjata di Gaza, mengatakan pemboman Israel terhadap Lebanon menempatkan wilayah tersebut di ambang jurang kehancuran, sementara Turki mengatakan serangan itu mengancam kekacauan dan Yordania mendesak diakhirinya eskalasi segera sebelum terlambat.
Tag
Berita Terkait
-
Situasi Lebanon Memburuk, Menlu Australia: Segera Tinggalkan Negara Itu!
-
492 Tewas di Lebanon, Uni Eropa: Kita Hampir Berada dalam Perang Penuh
-
Bunyi Peringatan dari Australia Untuk Warganya: Segera Tinggalkan Lebanon Karena Perang Israel-Hizbullah Semakin Panas
-
Misteri Hilangnya Pimpinan Hamas Yahya Sinwar, Meninggal atau Bersembunyi?
-
Serangan Udara Israel Hantam Pemukiman Timur Lebanon
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'