"Kami telah menyaksikan bagaimana para kreator di Indonesia menemukan dan terhubung dengan audiens mereka, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia, dan kami berharap dapat semakin memberdayakan komunitas kreator dengan peluang dan pilihan monetisasi yang lebih beragam ini, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Kami sangat antusias untuk melihat bagaimana kreator Indonesia menggunakan fitur ini untuk berinteraksi dengan penggemar mereka, menampilkan produk-produk baru, dan menghasilkan pendapatan tambahan. Kami akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman berbelanja di platform kami, serta terus berkontribusi pada perkembangan ekonomi digital Indonesia,” papar Direktur Regional APAC, YouTube, Ajay Vidyasagar.
Kreator yang memenuhi persyaratan kelayakan dapat bergabung dengan program ini dengan menyelesaikan proses pendaftaran sederhana, yang akan memberi mereka akses untuk menandai produk dari usaha kecil dan menengah serta usaha mikro yang dijual di Shopee dalam konten mereka.
YouTube berencana untuk mengundang lebih banyak mitra ke program afiliasi ini di masa mendatang untuk memperluas opsi produk yang dapat ditandai bagi para kreator dan mendukung lebih banyak merek dari berbagai ukuran untuk memperkenalkan produk mereka melalui berbagai video kreator.
YouTube berkomitmen untuk terus mengembangkan program afiliasi ini dengan mengajak lebih banyak mitra di masa mendatang, guna meningkatkan variasi produk yang bisa dipromosikan oleh kreator juga membantu lebih banyak brand dari berbagai skala untuk memperkenalkan produk mereka melalui beragam video kreator.
YouTube akan bermitra dengan Shopee untuk meluncurkan program afiliasi YouTube Shopping di Indonesia. Shopee elah melayani Penjual dan Pembeli di Indonesia, dan menurut Campaign 360, bukan hanya menjadi brand yang paling dicintai tetapi juga menawarkan pengalaman berbelanja terbaik. Oleh karena itu, kolaborasi ini diharapkan dapat memberdayakan kreator dan UMKM, serta meningkatkan pengalaman berbelanja di YouTube.
Senior Director of Marketing Growth, Shopee Indonesia, Monica Vionna, menambahkan Shopee senang dapat bekerja sama dengan YouTube dalam program inovatif yang membantu Penjual di platform untuk bisa terhubung dengan lebih banyak calon Pembeli melalui konten menarik yang diciptakan oleh para kreator YouTube.
“Kami juga sudah melihat bagaimana konten menarik bisa membantu meningkatkan Penjualan UMKM dan brand lokal di platform kami, melalui hitur interaktif seperti Shopee Live dan Shopee Video. Kami yakin bahwa kerja sama dengan YouTube akan mendukung penjual; termasuk produk lokal dan UMKM di platform kami untuk bisa lebih bertumbuh," terangnya.
Nikmati kemudahan membeli produk yang direkomendasikan oleh kreator avorit Anda langsung dari video, Shorts, atau live stream.
Dengan YouTube Shopping, penonton dapat dengan mudah mulai berbelanja sambil menonton konten dari kreator favorit mereka. Anda dapat melihat daftar lengkap produk yang ditandai dan informasi tentang setiap produk secara sekilas di bagian deskripsi dan bagian 'Produk' dari video. Jika Anda mengklik produk yang Anda sukai, Anda akan langsung diarahkan ke halaman penjualan eksternal untuk pembelian yang cepat dan mudah. Kreator juga memiliki fleksibilitas untuk menandai produk, baik di video yang sudah ada maupun video baru, serta menyematkannya saat live streaming.
Baca Juga: Innalillahi, Kakek Rachel Vennya Meninggal Dunia
Dengan mengintegrasikan fitur belanja secara langsung ke dalam konten, Program YouTube Shopping Affiliates memberikan kesempatan bagi kreator Indonesia untuk tidak hanya meningkatkan interaksi dengan penonton, tetapi juga mempererat hubungan, melalui integrasi belanja yang mudah dan alami ke dalam konten mereka. Program ini melengkapi opsi monetisasi yang sudah ada seperti Pendapatan Iklan, Pendapatan YouTube Premium, Channel Memberships, Super Thanks, Super Chat, dan Super Stickers, memberikan lebih banyak pilihan untuk mendapatkan penghasilan dan mengembangkan kanal mereka di platform ini.
"Sebagai kreator, saya selalu berusaha mencari cara untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan audiens saya dan menciptakan sumber penghasilan yang dapat berkelanjutan. Program YouTube Shopping Affiliates ini menjadi angin segar, karena saya bisa dengan mudah merekomendasikan produk-produk favorit saya dan mendapatkan komisi langsung dari video saya. Sebagai pemilik bisnis kecil, program ini juga membuka peluang besar untuk memperkenalkan produk saya kepada khalayak yang lebih luas dan berkolaborasi dengan kreator yang memiliki semangat yang sama. Ini adalah alat yang sangat efektif untuk meningkatkan penjualan dan membangun kesadaran brand mereka,” imbuh Kreator konten Lifestyle dan Entertainment di YouTube, Wisnu Trijaya.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan menarik ini untuk terhubung dengan audiens Anda dan meningkatkan penjualan dengan cara yang baru.
Kreator dan brand yang memenuhi syarat dapat mempelajari lebih lanjut tentang Program YouTube Shopping Affiliates di sini dan mendaftar hari ini di YouTube Studio.
Berita Terkait
-
Tren Investasi Kripto di Indonesia Capai Rp 301,75 Triliun
-
Deretan Bisnis Olla Ramlan, Tak Terima Anaknya Disangkutkan dengan Kasus Vadel-Lolly
-
Transaksi Online Praktis Pakai Debit BRI, Belanja Barang Impian Tanpa Ribet!
-
Review Bisnis Kuliner Raffi Ahmad dan Kaesang di BSD, Kini Diduga Sepi Pelanggan
-
Sebelum Fufufafa, Gibran Rakabuming Bikin Resah dengan Ilustrasi 'Dajjal' di Markobar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya