Suara.com - Perilaku kesopanan penceramah kondang Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, terutama terhadap perempuan, kini semakin dipertanyakan setelah videonya seperti menoyor istrinya viral di jagat maya.
Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji ini bahkan menyampaikan, perbuatan itu termasuk gaya bercanda dalam rumah tangganya, namun dinilai Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) sebagai pernyataan yang keliru atau blunder.
"Sekuat apapun meng-counter (bahwa) itu bercanda, masyarakat bisa berpikir 'kok segitunya bercanda' dan sekalipun mengatakan itu diedit sedemikian rupa seolah-olah kelihatannya repetitif dan kelihatannya melakukan tindak kekerasan, apapun itu saya mewakili Koalisi Perempuan mengembalikan cara Gus Miftah dalam berkomunikasi ke publik, bagaimana well manner, kepatutannya," kata Sekjen KPI Mike Verawati kepada Suara.com, dihubungi Selasa (8/10/2024).
Dalam klarifikasinya, Gus Miftah juga menyampaikan kalau sang istri, Ning Astuti, baik-baik saja dengan perlakuannya.
Namun, menurut Mike, pernyataan tersebut juga tak bisa dijadikan acuan karena bukan Ning Astuti sendiri yang menyampaikannya, melainlan dari perspektif Gus Miftah.
Mike menyebut kalau Gus Miftah sendiri tidak menggunakan kaidah atau standar kepatutan ketika berperilaku di depan umum.
"Menurut saya counter narasi yang dikatakan bahwa menoyor kepala itu dikatakan bercanda, ini pendapat siapa? Apalagi kalau dilihat anak-anak, karena masyarakat juga banyak persepsi yang beda-beda. Menurut saya sebagai publik figur mungkin belum memiliki perspektif, sehingga perilaku yang seperti itu saja dikatakan bercanda," tuturnya
Pendakwah asal Lampung itu pun diingatkan untuk menjaga sikap ketika berada di ruang publik. Karena bisa jadi perilaku justru dicontoh oleh pengikutnya.
"Seorang publik figur sebisa mungkin memisahkan mana ruang publik, di mana ruang pribadi. Jangan disamakan dengan standar publik, Gus Miftah ini miss leading bagaimana meng-counter ini," ujar Mike.
Baca Juga: Siapa Risyad Bayasud? Sebut Gus Miftah Cuma Ngeles saat Klarifikasi Video Toyor Kepala Istri
Sebagaimana diketahui, dalam video yang viral, tampak semula Gus Miftah dan Ning Astuti duduk berdampingan seraya menikmati konser Denny Caknan.
Lalu tiba-tiba, Gus Miftah mengulurkan tangannya ke arah sang istri dan mengguncang-guncangkan kepala Ning Astuti dengan keras hingga tampak seperti menoyor. Ning Astuti sendiri hanya diam dan tersenyum kecil menerima perlakuan sang suami.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan