Suara.com - Artis Sandra Dewi mengeklaim tidak menggunakan nafkah dari suaminya, Harvey Moeis untuk kebutuhan pribadinya.
Hal itu disampaikan Sandra Dewi saat menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk tahun 2015-2022 yang menjerat suaminya, Harvey Moeis sebagai terdakwa.
Menurut dia, pendapatan Harvey hanya digunakan untuk keperluan rumah tangga dan pendidikan anak.
Awalnya, Hakim Anggota Jaini Basir menanyakan soal kebiasaan Harvey memberikan nafkah bulanan kepada Sandra Dewi.
Sandra kemudian menjawab jika uang dari Harvey hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga hingga kebutuhan anak, bukan untuk kepentingan dirinya.
"Apakah setiap bulan Terdakwa ini memberikan uang?" kata Hakim Basir di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/10/2024).
"Kepada saya tidak Yang Mulia, tapi untuk keperluan rumah tangga seperti membayar listrik, air, gaji karyawan di rumah, suami saya mentransfer ke asisten pribadi saya, karena saya meminta asisten pribadi saya untuk mentransfer biaya listrik, air, juga uang sekolah anak, les anak, semua kebutuhan rumah suami saya transfer ke asisten saya, tapi untuk kebutuhan sendiri saya bayar sendiri," jawab Sandra.
Hakim kemudian menyebut kebiasaan masyarakat Indonesia jika suami punya penghasilan akan diserahkan ke istrinya.
"Umumnya kan begitu walaupun istri punya penghasilan," ucap Hakim.
Baca Juga: Sandra Dewi Jawab Kabar Harvey Moeis Punya Jet Pribadi di Sidang Korupsi: Itu Cuma Gosip
"Betul Yang Mulia, tapi saya tidak mau Yang Mulia, karena saya punya penghasilan yang cukup dari single sampe sekarang saya punya penghasilan yang cukup," timpal Sandra.
Sandra menjelaskan sejak memutuskan merantau ke Jakarta, dia tidak pernah lagi meminta uang kepada orang tuanya di kampung halaman.
Serupa dengan itu, ia pun megaku enggan meminta uang kepada suaminya hanya untuk memenuhi keperluan pribadinya.
"Jadi saya lebih senang saya wanita yang mandiri Yang Mulia, saya tidak pernah minta uang ke orangtua saya sejak saya datang ke Jakarta ini, kenapa saya harus meminta uang kepada suami saya, suami saya cukup memenuhi kebutuhan rumah dan anak saya, tapi untuk kebutuhan saya sendiri, saya terbiasa membiayai diri sendiri," tandas Sandra.
Dalam kasus ini, Harvey Moeis disebut melakukan pertemuan dengan Mochtar Riza Pahlevi Tabrani selaku Direktur Utama PT Timah dan Alwin Akbar selaku Direktur Operasional PT Timah serta 27 pemilik smelter swasta lainnya untuk membahas permintaan Mochtar dan Alwi atas bijih timah sebesar 5 persen dari kuota ekspor smelter swasta tersebut.
Selain itu, Harvey juga didakwa melakukan permintaan kepada sejumlah perusahaan penambang timah swasta untuk melakukan pembayaran biaya pengamanan sebesar USD 500-750 per ton yang seolah-olah dicatat sebagai Corporate Social Responsibility (CSR) yang dikelola oleh terdakwa atas nama PT Refined Bangka Tin, dengan total Rp420 miliar.
Berita Terkait
-
Apa Saja Hadiah Mewah Harvey Moeis buat Istri? Sandra Dewi Ngaku Tak Pernah Dibelikan Tas Branded
-
Di Depan Hakim, Sandra Dewi Ngaku Tak Pernah Minta Duit Harvey Moeis: Saya Mandiri
-
Ngegas di Persidangan Harvey Moeis, Sandra Dewi Langsung Kicep Ditanya Private Jet: Cuma Gosip
-
Sandra Dewi Jawab Kabar Harvey Moeis Punya Jet Pribadi di Sidang Korupsi: Itu Cuma Gosip
-
Jumlah Fantastis Tabungan Sandra Dewi Terungkap dalam Sidang, Salah Satunya Simpan Rp33 Miliar: Itu Keringat Saya!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang