Suara.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali memperoleh pengakuan dan apresiasi atas komitmennya dalam menjalankan operasional bisnis maupun pengelolaan sumber daya manusia. Tahun ini, Telkom kembali masuk ke dalam daftar “World's Best Employers 2024” versi Forbes dan ini merupakan pencapaian yang diperoleh perusahaan selama empat tahun berturut-turut.
Telkom menempati ranking #262 (naik signifikan dari ranking #421 tahun 2023) dari 850 perusahaan terpilih di seluruh dunia, mengungguli perusahaan Indonesia yang juga berhasil masuk, seperti Adaro Energy (#331), Sinar Mas (#570), Kalbe (#695) dan BNI (#718). Selain itu, Telkom juga menempati urutan kelima di dunia untuk kategori industri telecommunication services, mengungguli NTT Japan, Vodafone UK, Telenor Norway, Etisalat UEA, SingTel Singapore, China Mobile, Telstra Australia, BT Group UK.
Direktur Human Capital Management Telkom Afriwandi mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi yang prestisius untuk Telkom karena diberikan oleh institusi internasional yang kredibel seperti Forbes. Menjadi sebuah kebanggaan bagi kami dapat berada dalam daftar perusahaan idaman bersama perusahaan terbaik dunia lainnya.
“Ini menjadi bukti bahwa Telkom tetap dipandang sebagai perusahaan idaman untuk bekerja, sekaligus menunjukkan bahwa apa yang Telkom lakukan saat ini sudah pada jalur yang benar,” ujarnya.
Pemeringkatan “World's Best Employers” dilaksanakan oleh Forbes bekerja sama dengan lembaga market research dunia, “Statista” melalui survei kepada lebih dari 300.000 karyawan dari 50 negara yang bekerja di perusahaan multinasional. Para responden diminta untuk memberikan rating seberapa besar merekomendasikan perusahaan berdasarkan kriteria seperti pengembangan talenta, kesejahteraan karyawan maupun fleksibilitas kerja.
“Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi seluruh karyawan TelkomGroup yang telah mendukung terciptanya lingkungan kerja terbaik berlandaskan core values AKHLAK. Semoga ke depannya Telkom dapat semakin meningkatkan attractiveness sebagai tempat kerja idaman bagi para talenta terbaik Indonesia,” tutup Afriwandi.
Berita Terkait
-
Dedikasi untuk UMKM, Kunci BRI Raih Gelar The Best State-Owned Enterprise
-
NeutraDC Perkuat Posisi sebagai AI Enabler dan Penyedia Layanan Data Center Terkemuka
-
Investasi Masa Depan yang Lebih Sehat, Telkom Salurkan Bantuan Sanitasi Air Bersih
-
Direktur Utama BRI Sunarso Dinobatkan Sebagai Best CEO, BRI Raih 3 Penghargaan Bergengsi dalam TOP BUMN Awards 2024
-
Berinovasi dalam Pelayanan Publik, Kemensos Raih 7 Penghargaan dari KemenpanRB
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara