Suara.com - Seiring berkembangnya dunia digital, kebutuhan akan keamanan siber menjadi tidak terelakkan. Laju transformasi digital yang cepat, mulai dari adopsi cloud hingga implementasi Internet of Things (IoT), telah memperluas permukaan serangan yang dapat dimanfaatkan oleh para peretas. Menurut data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sepanjang tahun 2023 pihaknya mencatat ada sebanyak 403,9 juta anomali trafik yang menunjukkan serangan siber pada tahun tersebut.
Laporan dari McAfee dan IBM Security juga menunjukkan bahwa serangan ransomware dan pencurian data mengalami lonjakan tajam dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, kerugian akibat kejahatan siber secara global diperkirakan mencapai $10,5 triliun atau sekitar Rp 15 triliun per tahun pada 2025, menjadikannya ancaman terbesar terhadap stabilitas ekonomi digital di dunia. Di tengah situasi ini, perusahaan harus berupaya keras untuk tetap selangkah di depan ancaman siber yang terus berkembang.
“Implementasi teknologi seperti cloud dan Internet of Things (IoT) membawa banyak keuntungan, tetapi juga memperluas permukaan serangan siber. Kita perlu memastikan bahwa perusahaan tidak hanya mengejar transformasi digital, tetapi juga menempatkan keamanan sebagai prioritas utama,” ujar Clarissa Jacob - Event Manager Asia Symposiums.
Meningkatnya jumlah serangan siber ini memaksa perusahaan untuk berinvestasi lebih dalam solusi keamanan yang komprehensif. Teknologi keamanan generasi berikutnya, seperti kecerdasan buatan (AI) dan pembelajaran mesin, kini menjadi bagian penting dalam mengidentifikasi dan mengatasi ancaman secara real-time. AI memungkinkan sistem keamanan untuk belajar dari pola serangan sebelumnya dan memprediksi potensi ancaman yang mungkin muncul.
Untuk lebih menyoroti pentingnya keterampilan praktis dalam cybersecurity, CSS Indonesia 2024 akan menyelenggarakan kompetisi Capture The Flag (CTF) yang menarik. Kompetisi ini akan menantang peserta untuk menyelesaikan masalah cybersecurity dunia nyata, mulai dari mengeksploitasi kerentanan hingga memecahkan teka-teki kriptografi, semua dalam suasana yang kompetitif dan dinamis. Setiap tim akan memiliki kesempatan untuk menunjukkan keahlian mereka dalam mendeteksi, merespons, dan mengatasi ancaman. Kompetisi CTF ini tidak hanya memberikan platform bagi para profesional untuk menunjukkan keterampilan mereka, tetapi juga menekankan kebutuhan kritis akan pengetahuan praktis dalam menghadapi ancaman digital yang terus berkembang.
Dalam lingkungan bisnis yang semakin terhubung, pendekatan cybersecurity harus bersifat holistik, mengamankan setiap lapisan operasional. Selain teknologi, sumber daya manusia juga memegang peranan penting dalam menjaga ketahanan digital organisasi. Menurut penelitian dari Verizon, sekitar 85% pelanggaran cybersecurity disebabkan oleh kesalahan manusia, yang menunjukkan perlunya pelatihan karyawan tentang pentingnya protokol keamanan digital.
Cybersecurity Symposiums (CSS) Indonesia 2024 akan menjadi platform eksklusif bagi para pemimpin industri untuk berkumpul dan berbagi solusi terkini dalam menghadapi ancaman cybersecurity. Dengan kehadiran tokoh-tokoh kunci yang menjabat di posisi C-level di berbagai perusahaan global, acara ini menawarkan kesempatan langka untuk mendapatkan wawasan dari para ahli terkemuka dengan pengalaman luas dalam sektor teknologi dan cybersecurity. Para ahli ini aktif berbicara di berbagai forum mengenai tren terbaru dan strategi terbaik dalam mengatasi tantangan cybersecurity digital. Simposium ini juga akan memberikan wawasan mendalam tentang tren terbaru dalam cybersecurity dan strategi pencegahan kejahatan digital. Selain itu, inovator teknologi dari seluruh dunia akan menampilkan teknologi-teknologi canggih yang dirancang untuk memperkuat sistem cybersecurity digital perusahaan.
“Kita perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya cybersecurity, terutama di tengah pesatnya pertumbuhan transformasi digital. Melalui kolaborasi dan berbagi pengetahuan di acara seperti CSS Indonesia 2024, kita dapat menciptakan ekosistem yang lebih aman untuk masa depan digital kita,” tambah Clarissa.
CSS Indonesia 2024 diharapkan dapat menjadi forum kolaborasi strategis bagi para pemain utama dalam dunia cybersecurity, baik dari sektor publik maupun swasta. Dengan meningkatnya ancaman cybersecurity, kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas ekonomi digital dan memperkuat keamanan nasional. Kami sangat senang mengundang Anda ke acara bergengsi ini, yang akan berlangsung pada 31 Oktober 2024 di Pullman CBD Thamrin, Jakarta. Untuk mendaftar, silakan kunjungi link pendaftaran.
Baca Juga: Kaspersky: Dua Serangan Siber Ini Bakal Jadi Tren dan Target di 2024
Berita Terkait
-
Tiga Poin Penting Keamanan Digital di Industri Media, Cegah Serangan Siber
-
Perkuat Ketahanan Keamanan Siber Indonesia, Fortinet Jalin Kemitraan Strategis dan Kolaborasi
-
Alasan BRI Kembangkan Solusi Berbasis Blockchain, Utamakan Kepercayaan Nasabah
-
Kolaborasi SecurityGen - NEC Perkuat Operasi Keamanan Siber
-
Kominfo Gandeng Indosat dan Mastercard Cetak 1 Juta Ahli Keamanan Siber di Indonesia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal