Suara.com - Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menilai ungkapan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang mengaku telah menyiapkan dasi berwarna merah jika seandainya diundang ke acara PDIP hanya sebuah guyon saja.
Hal itu disampaikan Dasco saat ditanya awak media apakah dari pernyataan Prabowo tersebut sebagai tanda PDIP akan bergabung dalam pemerintahan ke depan.
"Ya begini kan itu kan Pak Prabowo kan ya joke lah itu," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/10/2024).
Menurutnya, setiap acara Prabowo pasti menyiapkan dasi tertentu untuk dipakai.
"Bahwa setiap acara dia pasti menyesuaikan dasinya," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto menyinggung soal undangan acara dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ia mengaku bersedia hadir jika diundang partai lambang banteng itu.
Hal ini disampaikan Prabowo saat menyampaikan sambutan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2024). Awalnya, Prabowo bercerita di hadapan kader PKB soal alasannya memakai jas.
Sebab, sebelum datang ke lokasi Rakernas, ia sedang menemui tamu dari luar negeri. Karena tak sempat ganti baju, Prabowo mengaku hanya mengubah warna dasinya jadi hijau sesuai warna khas PKB.
"Saya tadi terima tamu resmi dari luar negeri. Jadi, saya pake jas. Tahu-tahu ada acara ini, jadi yang saya ganti hanya dasinya, karena NU ganti hijau," ujar Prabowo.
Baca Juga: Soroti Motif Prabowo Bentuk Kabinet Gemuk, Pandji Pragiwaksono Beri Reaksi Tak Terduga
Ia pun mengaku juga siap apabila nantinya mendapatkan undangan dari PDIP. Apalagi, belakangan ia santer dikabarkan akan menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelum dilantik sebagai presiden.
"Saya enggak tahu kapan diundang PDIP. Ini bukan minta diundang loh, tetapi kalau diundang, kira-kira ganti warna merah. Ini namanya solidaritas," tuturnya.
Berita Terkait
-
Sekilas Bocoran Menteri Kabinet Prabowo Subianto, Muncul Beberapa Nama Lama
-
Soal Prabowo 'Ulti' Ketum Parpol Tidak Tugaskan Kader Cari Uang dari APBN, Dasco Sebut Itu Wanti-wanti
-
Demi Wujudkan Janji Kampanye, Prabowo Siapkan 46 Kementerian Ini?
-
Makan Malam Bareng Prabowo, Refly Harun Sebut Jokowi Pengin Pamer Punya 'Bekingan'
-
Pertemuan Hangat 2,5 Jam, Jokowi Enggan Ungkap Isi Obrolan dengan Prabowo
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan
-
Kejagung Sasar Kantor dan Rumah Tersangka Korupsi MBG, Dokumen hingga Barang Bukti Elektronik Disita
-
Bansos Sarung dan Mukena Dikorupsi, Eks Legislator NTB Cuma Dituntut 2 Tahun Bui
-
Moratorium MBG Bikin Investor Menjerit, Jupnas Gizi: Ini Rapor Merah
-
Dijuluki 'Banjir Abadi', Genangan di Joglo Kembangan Akhirnya Ditangani Pemkot Jakbar
-
Babak Baru Korupsi MBG, Asep Yusuf Somantri Punya Tugas 'Spesial' Atur SPPG